b Plot/Alur Cerita: drama sebagai roh dari teater merupakan unsur penting yang harus diperhatikan yaitu tema dan plot atau alur cerita.Plot atau alur cerita adalah muncul, berkembangnya dan penyelesaian suatu konflik (masalah). Karena drama selalu bicara tentang perbenturan dua atau lebih perbedaan yang saling berlawanan sehingga memunculkan deretan peristiwa.

Rias Wajah Karakter Karakter make up Character Make up/Stage make up adalah untuk menampilkan watak tertentu bagi seseorang aktor dan aktris di wajah karakter dimaksudkan untuk membantu aktor menggambarkan suatu peran dengan membuat wajahnya/mukanya menyerupai muka peranan watak yang akan dimainkan. Rias wajah karakter ini mempunyai ciri-ciri antara lain a garis-garis rias wajah yang tajam, b warna-warna yang dikenakan dipilih yang menyolok dan kontras, c alas bedak yang digunakan lebih tebal. Ada dua hal yang harus diperhatikan dalam merias wajah karakter yaitu a menganalisa gambaran watak yang diinginkan, b mewujudkan gambaran watak tersebut dengan mempertimbangkan 8 faktor yang menentukan yaitu 1 keturunan/ras/genetik, 2 usia/umur, 3 kepribadian misalnya berwatak keras, ramah, berwibawa, lucu, atau manja, 4 kesempurnaan jasmani, atau adanya cacat yang menonjol, 5 kesehatan, apakah tokoh itu orang yang akan ditampilkan sakit-sakitan, 6 mode busana, tidak rias wajahnya saja, tetapi juga tatanan rambutnya,busana dan perlengkapannya yang menunjang, 7 lingkungan, seorang yang hidup di daerah tropis tentunya beda dengan mereka yang hidup di daerah sub tropis, 8 pendidikan seseorang yang berasal dari kalangan terpelajar akan tampil beda dengan yang kurang terpelajar baik dalam hal tata rias wajah, rambut maupun busana dan perlengkapannya. Selain 8 faktor di atas ada 4 prinsip rias wajah karakter pada umumnya yaitu sebagai berikut. 1. Karakter tata rias adalah menggarap tata rias pada wajah untuk merubah wajah sesuai dengan peran yang dimainkan jangan sampai terlihat di tata rias, dilihat dari arah penonton. Ia harus kelihatan wajar,jadi harus memberikan gambaran yang nyata kepada penonton. 2. Tata rias jangan sampai mengganggu wajah pemain, crepe hair jangan sampai mengikat kebebasan urat-urat muka/wajah. Jadi jangan memberikan tata rias yang menganggu kenyamanan wajah pemain itu sendiri. 3. Make up seorang pemain kelihatan dari jauh yaitu di atas panggung di bawah sinar lampu, harus mempertimbangkan faktor stage lighting dan jarak antara penonton dan pemain. 4. Tata rias yang baik memberikan bantuan besar sekali pada pemain, jadi mempergunakan tata rias sebagai bantuan yang penting pada acting tetapi tidak sebagai pengganti untuk acting. Pokok-pokok aksen yang perlu dalam penggarapan rias wajah karakter adalah sebagai berikut. 1. Pipi perlu diberi shadow. 2. Dahi, banyak kerutan. 3. Dagu ada kantongan. 4. Pelipis akan mendalam, maka perlu diberi shadow. 5. Pangkal hidung ada kerut-kerut. 6. Mulut banyak pecah-pecah. 7. Mata, penonjolan mata dan kantong mata. Selain prinsip dan pokok-pokok aksen di atas, permainan warna merupakan satu faktor yang utama untuk menentukan berhasil atau tidaknya make up kita, karena tiap warna mempunyai tugas/fungsi sendirisendiri untuk menciptakan hasil yang dikehendaki dalam membuat karakter. Bahan-bahan make up karakter adalah 1. Adhesive tape Pita perekat ± berukuran 3 cm gunanya untuk memudahkan bermacam-macam keperluan. 2. Shadow untuk memberikan bayangan. 3. Eye brow pencil untuk memberikan aksen-aksen. 4. Tooth enamel berbentuk cair gunanya untuk membuat gigi ompong atau membuat bentuk gigi bergerigi bisa diganti eye liner pencil. 5. Nose Putty alat berupa lilin lembut tidak berminyak untuk menambah hidung/dagu. 6. Adhesive/spirit gum perekat rambut untuk pembuat jenggot, jambang atau kumis. 7. Crape Hair rambut untuk membuat jenggot, jambang, kumis atau alis. 8. Non-fleksible Callodion alat untuk membuat bekas luka. 9. Hair Whitener untuk membuat uban/memutihkan rambut. 10. Mary Quant Crayons untuk membuat garis-garis watak. 11. Latex Gum karet yang mempunyai perekat untuk membuat garis kerut. Alternatif kosmetik lain yang bisa dipakai untuk rias karakter 1. Nose putty bisa diganti dengan malam mainan. 2. Adhesive/spirit gum bisa diganti dengan lem, lem bulu mata atau kanji lem yang terbuat dari tepung kanji yang dimasak hingga jadi lem. 3. Crape hair bisa diganti dengan benang wool. 4. Hair whitener bisa diganti dengan pasta gigi atau lilin pelangi warna putih. Macam-macam rias wajah karakter 1. Rias karakter dasar tengkorak 2. Rias karakter orang tua sedih/menderita dan gembira 3. Rias karakter dewas pria 4. Rias karakter cacat/luka 5. Rias karakter lucu/badut Hasil Rias Wajah Karakter Hal-hal yang perlu diperhatikan dan perlu disiapkan adalah 1. Persiapan a. Pribadi b. Alat, bahan, lenan dan kosmetik c. Model 2. Desain rias karakter yang akan dibuat orang tua sedih atau gembira. 3. Alat Persiapan bahan dan lenan yang digunakan. a. Waskom digunakan untuk tempat air dipakai membersihkan wajah. b. Cape rias untuk menutupi dada agar kosmetik tidak menempel mengotori baju c. Kapas dan Tissu untuk mengangkat kosmetik/membersihkan kosmetik d. Waslap untuk membersihkan wajah dari kosmetik atau kotoran. e. Bandow untuk rambut agar tidak mrnganggu/menutupi dahi. 4. Bahan Kosmetik yang digunakan. a. Pembersih. b. Penyegar. c. Pelembab. d. Alas bedak/Foundation macam-macam warna. e. Bedak dengan warna yang lebih tua. f. Pensil alis. g. Pewarna rambut warna putih/hair whitener. h. Tooth enamel kalau ada. 5. Langkah Kerja a. Persiapan meliputi sebagai berikut. 1 Area kerja yaitu lingkungan tempat kerja diatur rapi dan bersih serta nyaman, agar dapat bekerjadengan tertib dan tenang, tempat sampah juga harus disediakan. 2 Alat, bahan dan kosmetik menjadi satu dalam satu tempat dan yang hendak dipakai terlebih dahulu diletakkan dekat dengan perias agar memudahkan atau efisien dalam melaksanakan rias wajah karakter. 3 Pribadi Setelah selesai menyiapkan area kerja, alat, bahan dan kosmetik, pekerjaan selanjutnya adalah mempersiapkan diri pribadi sebagai seorang perias Beautician. Dengan mengenakan pakaian kerja melepaskan semua perhiasan yang menganggu dalam proses kerja dan sanitasi tangan. 4 Model atau Klien Model disiapkan dengan melepas semua perhiasan, mengenakan cape rias dan bandow atau perlengkapan yang dibutuhkan. Pelaksanaan rias wajah karakter orang tua dengan mempergunakan pensil alis, highlight dan shadow.

E Memiliki kebebasan dalam membuat model baju yang akan dikenakan. 47. Yang di ubah dalam tata rias karakter pada wajah yaitu, kecuali. A. Umur B. Bangsa C. Sifat D. Ciri-ciri khusus yang melekat pada tokoh E. Ukuran wajah. 48. Gerak dasar tari yang indah membutuhkan proses pengolahan yang bersifat distorsif, apa yang dimaksud denga
Abstrak Tata rias karakter adalah suatu riasan yang diterapkan untuk mengubah penampilan seseorang dalam hal umur, sifat, wajah, suku, dan bangsa sehingga sesuai dengan tokoh yang diperankan. Tata rias karakter tua merupakan tata rias yang mengubah seseorang lebih tua dari umur sebenarnya. Kosmetik body painting dan foundation termasuk dalam
Setelahmengalami musibah yang merenggut nyawa tunangannya di Pulau Pengantin, Tiara (Tamara Blezynski) memutuskan untuk menenangkan diri di pantai Phuket, Thailand. Membuka sebuah bar kecil bersama sahabatnya Lea (Laras Monca), Tiara menyempatkan diri mendalami Thai Boxing. Suatu hari sahabat semasa kuliahnya, Alan (Darius Sinathrya) yang
Tatarias wajahà  fantasi merak biru terinspirasi dari merak biru yang penulis angkat dalam judul Seminar Tata Busana yaitu â  Tata Rias Wajah Fantasi Merak Biru Untuk Karnavalâ  . Tata rias fantasi dikenal juga dengan istilah tata rias karakter khusus, karena menampilkan wujud rekaan dengan mengubah wajah tidak realistik
Usia Faktor usia juga harus diperhatikan dalam tata rias wajah korektif ini sesuaikan gaya tata rias dengan wajah. Waktu dan suasana, Sesuaikan tata rias wajah dengan keadaan, waktu, apakah untuk siang atau malam hari. Pakailah tata rias sederhana pada siang hari dan yang lebih tebal pada malam hari.

PengertianSeni Tari Menurut Para Ahli. 1. Aristoteles. Menurut Aristoteles meyatakan bahwa tari ialah sebuah gerak ritmis yang bisa menghadirkan suatu karakter manusia saat mereka bertindak. 2. C. Sachs. Menurut C. Sachs menytakan bahwa tari ialah suatu pelafalan jiwa manusia melalui suatu gerak berirama yang mempunyai nilai estetika. 3.

Tatarias adalah cara atau usaha seseorang dalam mempercantik diri terutama di bagian muka atau wajah dengan tujuan untuk menghias diri dalam pergaulan. Tata rias dalam seni pertunjukan pada umumnya dibutuhkan untuk menggambarkan / menentukan watak yang nantinya akan berada di atas pentas. Dengan menggunakan seni bahan - bahan kosmetika
5IOER7l.
  • s2sj0wg8e5.pages.dev/156
  • s2sj0wg8e5.pages.dev/235
  • s2sj0wg8e5.pages.dev/127
  • s2sj0wg8e5.pages.dev/327
  • s2sj0wg8e5.pages.dev/93
  • s2sj0wg8e5.pages.dev/37
  • s2sj0wg8e5.pages.dev/222
  • s2sj0wg8e5.pages.dev/243
  • yang diubah dalam tata rias karakter pada wajah yaitu kecuali