Sukulensatu ini dijual dengan harga variatif. Sukulen zebra dijual dengan harga kisaran Rp7 ribuan hingga Rp50 ribuan. Untuk jenis sukulen zebra varigata harganya cukup mahal, yakni Rp45 ribu. Harga sukulen zebra yang berlaku di setiap tempat bisa saja berbeda-beda, tergantung penawaran pihak penjual. Sesuai namanya, Haworthia Zebra memiliki Jika Anda mencari tanaman yang mencolok namun simple yang cocok untuk meja kantor, dapur, atau tanaman sukulen, Anda bisa melirik Haworthia attenuate alias atau tanaman zebra atau kaktus zebra. Tanaman ini bisa tumbuh subur dalam pot, di tanah, dan bahkan di dalam ruangan dalam pengaturan dekoratif selama Anda merawatnya dengan baik. Penampilan hijau dan putih yang mencolok adalah alasan mengapa mereka sangat populer. Gambaran UmumJenis Tanaman ZebraHaworthiopsis attenuata var. radulaHaworthia attenuata f. variegataHaworthia attenuata var. clariperlaHaworthia attenuata Crazed Glaze’Perawatan Tanaman ZebraCahaya & SuhuPenyiramanMedia TanamPupukPerbanyakanRepottingMasalahHamaPenyakitTanya JawabSeberapa sering haworthia perlu disiram?Haworthia memerah, mengapa?Apakah haworthia akan mekar? Gambaran Umum Kaktus zebra sering salah dianggap sebagai tanaman lidah buaya. Faktanya, tanaman ini adalah anggota subfamili yang sama dan sering keliru dianggap kaktus sejati karena kemiripan dalam penampilan. Memiliki dedaunan hijau tua dengan bintik-bintik putih cerah, tanaman Zebra adalah tanaman tahunan sukulen yang dapat tumbuh cukup baik di mana saja dengan banyak sinar matahari atau cahaya terang. Tanaman sukulen ini tumbuh lambat dan dapat hidup hingga 50 tahun! Mereka adalah anggota keluarga Asphodelaceae dan berasal dari provinsi Eastern Cape di Afrika Selatan. Kaktus zebra sering disalahartikan dengan kerabatnya, Haworthia fasciata, karena penampilannya yang mirip. Ciri yang membedakan keduanya adalah fasciata memiliki tuberkel berwarna putih seperti kutil di bagian bawah daun, sedangkan attenuata terdapat di bagian atas dan bawah daun. Tuberkel putih di kedua sisi daunnya panjang, tipis, dan agak menyebar. Daunnya tidak berserat, tetapi Anda bisa merasakan tonjolan atau gerigi jika Anda menyentuh garis putihnya. Jenis Tanaman Zebra Ada beberapa varietas dan subspesies tanaman Zebra yang akan Anda temukan. Beberapa tipe umum dibahas di bawah ini. Haworthiopsis attenuata var. radula Umumnya dikenal sebagai Hankey Dwarf Aloe, daunnya berwarna hijau kecoklatan dan memiliki lebih banyak tuberkel putih daripada varietas normal. Daunnya lebih panjang dan tumbuh sedikit lebih padat. Haworthia attenuata f. variegata Jenis ini umumnya dikenal sebagai tanaman zebra variegata. Tinggi dan diameternya mencapai 15 cm. Daunnya berwarna hijau tua dan runcing, tetapi memiliki bintik dan pita berwarna kuning atau krem, yang memberikan tampilan variegata klasik. Haworthia attenuata var. clariperla Varietas ini dibedakan dari tanaman lain dengan daunnya yang tertutup tuberkel putih secara merata. Haworthia attenuata Crazed Glaze’ Varietas ini dibedakan dengan daunnya yang lebih tipis dan memanjang serta bintik-bintik pada tuberkel putih yang lebih terkonsentrasi pada ujung daun yang tumbuh. Perawatan Tanaman Zebra Cahaya & Suhu Dalam hal kondisi pencahayaan, tanaman zebra lebih menyukai cahaya terang, tetapi dapat menangani bagian teduh karena cukup toleran terhadap berbagai kondisi pencahayaan. Hal ini membuat mereka menjadi tanaman terarium atau indoor yang luar biasa, karena jumlah cahaya yang tersedia di dalam ruangan lebih rendah. Jika Anda menginginkan pertumbuhan yang sangat baik, beri mereka setidaknya 6 jam cahaya terang setiap hari, yang berarti Anda harus menempatkannya di ambang jendela yang menghadap ke utara/selatan jika tumbuh di dalam ruangan, atau di luar ruangan dengan sinar matahari penuh jika ditaruh di teras atau pekarangan Jika Anda menaruhnya di dalam ruangan yang tidak memiliki banyak cahaya, Anda selalu dapat membawa haworthia Anda “berjalan-jalan” di luar dan memberinya akses ke sinar matahari penuh selama satu atau dua hari, lalu pindahkan kembali ke dalam. Dari segi suhu, semua spesies Haworthia cenderung lebih menyukai musim panas yang hangat dan musim dingin yang sejuk di daerah subtropis, tetapi tidak menyukai suhu di bawah sekitar 7 °C karena mereka dapat mulai mengalami kerusakan akibat embun beku. Di daerah tropis, tanaman ini sangat tolerir dengan suhu musimannya. Penyiraman Menyiram tanaman Haworthia cukup sederhana tidak perlu banyak, dan penyiraman berlebihan adalah cara paling pasti untuk membunuhnya. Jika ditanam di dalam ruangan, cukup sirami saat tanah benar-benar kering. Jika di luar ruangan, pastikan tanahnya cukup lembab hingga agak kering, karena sukulen bergaris ini menampung cukup banyak air di daunnya. Media Tanam Seperti yang Anda bayangkan, kaktus zebra lebih menyukai tanah berpasir yang baik. Campuran media tanam kaktus dan sukulen standar apa pun seharusnya cukup baik. Anda dapat menggunakan tanah yang sedikit asam serta lebih menyukai kisaran pH 6,6. Jika Anda ingin memodifikasi campuran media tanam dalam ruangan, cukup tambahkan lebih banyak pasir Malang dan sekam untuk menunjang tanah. Pupuk Anda tidak perlu sering-sering memupuk, tetapi jika Anda ingin meningkatkan pertumbuhan sukulen zebra Anda, Anda dapat memberinya pupuk kaktus yang diencerkan. Perbanyakan Cara termudah untuk memperbanyak tanaman Haworthia attenuata adalah dari offset anakan atau stek daun. Anakan adalah yang termudah, karena yang perlu Anda lakukan hanyalah menggunakan pisau tajam dan memotong anakan dari tanaman induk, berhati-hatilah agar tidak merusak induk atau akar anakan. Kemudian, tanam anakan di pot baru. Jika memperbanyak dari potongan daun, Anda akan memelintir daun tepat di pangkalnya, membiarkannya mengering, lalu tempelkan ujung potongan tersebut ke dalam campuran tanah yang baru di pot. Repotting Cara terbaik adalah memasukkannya ke dalam pot besar dan dangkal, bukan pot tinggi dan tipis karena kebiasaan tumbuhnya yang menggerombol. Saat tanaman tumbuh, ini akan menghasilkan offset atau planlet yang akan mengisi keseluruhan wadah. Setelah terdorong ke tepi pot, Anda dapat mengganti ke pot yang lebih besar atau cukup melepas dan membuat kelompok Haworthia baru. Masalah Anda dapat menghadapi masalah seperti busuk akar dan serangan kutu putih saat menanam tanaman zebra haworthia. Masalah ini dibahas di bawah. Jika Anda melihat daun berwarna kecoklatan di ujungnya, kemungkinan itu adalah masalah kekurangan air atau sengatan matahari. Sering kali kedua masalah ini bertepatan, karena tanaman yang kekurangan air lebih rentan mengering di ujungnya dalam panas yang menyengat. Perbaiki dengan mengguyur tanaman Anda dengan baik dan bila perlu pindahkan ke area dengan naungan dari bagian terpanas hari itu. Jika Anda melihat daun yang lembek dan terkulai serta pertumbuhan yang terhambat, kemungkinan Anda menyiram tanaman secara berlebihan. Masalahnya adalah kebiasaan menyiram atau campuran tanah – cari tahu mana yang salah dan perbaiki! Hama Anda mungkin tidak akan menemukan banyak masalah hama pada tanaman ini, tetapi kutu putih dan jenis serangga sisik lainnya dapat muncul. Anda dapat menggunakan pestisida dan insektisida untuk menghilangkannya, atau menyeka daun dengan kapas pembersih yang dibasahi alkohol. Penyakit Anda tidak akan melihat banyak penyakit dengan zebra haworthia – hanya yang disebabkan oleh penyiraman berlebihan. Tanya Jawab Seberapa sering haworthia perlu disiram? Secara umum, Anda harus menunggu sampai tanah Anda benar-benar kering, kemudian sirami secara mendalam. Siram lebih sering di musim kemarau. Haworthia memerah, mengapa? Ini adalah respons khas tanaman terhadap paparan banyak cahaya. Ini bukan hal yang buruk, hanya penampilan berbeda yang disukai beberapa orang! Apakah haworthia akan mekar? Haworthia memang bisa mekar, tetapi karena pertumbuhannya lambat, perlu sedikit waktu untuk muncul, dan tidak akan terjadi kecuali jika kondisi pertumbuhannya tepat – jadi ikuti panduan ini!Ketahanantanaman kaktus terhadap perubahan cuaca dan kelembapan yang rendah tidak perlu diragukan lagi. Tanaman ini sangat mudah dirawat. Anda bahkan tak perlu menyiramnya setiap hari. Jenis kaktus yang cocok ditanam di pot antara lain Ariocarpus, Astrophytum, Cereus tetragonus, Echinocactus grusonii, dan Haworthia attenuata.
Kaktus merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak dipilih untuk menghias bagian dalam maupun luar rumah. Terkhusus untuk bagian dalam rumah, kebanyakan orang lebih memilih kaktus berukuran mini sebagai dekorasi. Hal itu lantaran kaktus mini tidak memakan banyak tempat dan juga tidak membutuhkan perawatan yang rumit. Apakah Sedulur juga tertarik untuk memilih kaktus mini sebagai tanaman hias di rumah? Sebelum membelinya, simak dulu, yuk, berbagai informasi seputar kaktus mini termasuk cara perawatan yang sudah dirangkum berikut ini. Baca sampai habis, ya! BACA JUGA 7 Bahan Alami Pembasmi Serangga di Rumah Paling Ampuh! Mengenal tanaman hias kaktus mini iStock Kaktus adalah jenis tanaman yang dikenal dengan kemampuannya untuk bertahan hidup dalam waktu lama meski berada di daerah kering dan gersang. Hal ini dikarenakan kaktus dapat menyimpan air dalam jumlah banyak di dalam tubuhnya. Selain itu kaktus juga memiliki akar yang dangkal sehingga memungkinkannya untuk menyerap air lebih banyak dibandingkan dengan tanaman lain. Tanaman kaktus juga memiliki ciri khas lain berupa duri yang menempel di permukaan luar tubuhnya. Duri tersebut berfungsi sebagai bentuk pertahanan diri dari pemburu maupun hewan buas. Terlebih duri pada kaktus sulit untuk dihilangkan jika mengenai kulit dan bisa menyebabkan infeksi. Karakteristik sekaligus keunggulan lain dari kaktus adalah kemampuannya untuk bertahan hingga puluhan tahun. Dengan kata lain, kaktus termasuk jenis tanaman yang berumur panjang. Ditambah tanaman berbunga dari famili Cactaceae ini juga tidak membutuhkan perawatan khusus yang rumit. Berbagai ciri serta kelebihan seperti yang diuraikan di atas sekaligus menjadi alasan mengapa kaktus kerap dipilih menjadi tanaman hias untuk dekorasi hunian. Adapun biasanya jenis kaktus yang dipilih untuk menghias sudut rumah adalah kaktus mini. Sesuai namanya, kaktus mini merupakan jenis tanaman kaktus yang memiliki ukuran mini atau kecil sehingga Sedulur tidak perlu menyediakan pot atau ruang besar untuk tanaman tersebut. Tidak hanya memiliki ukuran minimalis, kaktus mini juga banyak digemari karena cenderung tidak membutuhkan perawatan yang rumit. Meski begitu, Sedulur perlu memahami cara perawatan kaktus mini agar tanaman tersebut bisa hidup lama dan tidak mudah layu. BACA JUGA 8 Cara Merawat dan Mengembalikan Tanaman yang Layu Tips perawatan kaktus mini iStock Tips perawatan kaktus mini meliputi banyak hal. Mulai dari memperhatikan media tanam, letak kaktus di dalam rumah, hingga cara penyiramannya. Berbagai hal tersebut dimaksudkan untuk menjaga kaktus tetap mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan sehingga bisa tumbuh dalam jangka waktu yang lama. Agar Sedulur tidak bingung, berikut 10 tips perawatan kaktus mini yang bisa diikuti. Tak perlu khawatir, tips di bawah dapat dengan mudah dipahami, bahkan untuk pemula sekalipun. 1. Perhatikan media tanam untuk kaktus Tips perawatan kaktus mini yang pertama adalah memperhatikan media tanam yang digunakan. Pasalnya, media tanam ini akan berpengaruh terhadap pertumbuhan kaktus. Diketahui, kaktus adalah jenis tanaman yang memiliki habitat asli di daerah kering, gersang, dan panas seperti gurun. Oleh karenanya, Sedulur perlu menyediakan media tanam yang sesuai dengan karakter tersebut. Berikut beberapa rekomendasi media tanam yang bisa Sedulur pilih untuk tanaman kaktus mini. Campuran asir dan sekam mentah dengan perbandingan 1 1 Campuran pasir dan bahan zeolit dengan perbandingan 1 1 Campuran material pasir, humus, dan pupuk kandang dengan perbandingan 4 2 1 2. Pilih tanah yang berpasir atau berdebu Masih berkaitan dengan media tanam, tanah dengan drainase yang baik bisa menjadi pilihan. Maksud tanah dengan drainase yang baik di sini adalah jenis tanah yang dapat mengalirkan air dan bukan menahannya. Misalnya Sedulur bisa memilih tanah yang berpasir atau berdebu untuk kaktus mini. Hal ini dikarenakan jenis tanah tersebut dianggap efektif untuk mengeringkan kelebihan H2O atau air. Selain itu Sedulur juga bisa membuat media tanam sendiri dengan mencampurkan tanah dengan pasir, batu apung, atau perlit. 3. Memberikan pupuk secara berkala iStock Meskipun ditanam dengan media yang cenderung kering seperti tanah berpasir, kaktus mini tetap membutuhkan pupuk dalam untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya sehingga dapat tumbuh dengan baik. Sama halnya dengan tanaman lain, pemberian pupuk pada kaktus juga harus dilakukan secara berkala. Sedulur bisa memberikan jenis pupuk NPK yang biasa digunakan untuk tanaman hias di dalam ruangan. Sesuai namanya, jenis pupuk ini memiliki komposisi berupa nitrogen N, fosfor P, dan kalium K yang baik untuk mendukung pertumbuhan kaktus. 4. Gunakan pot yang memiliki lubang drainase Selain memperhatikan media tanam dan memberikan pupuk sebagai sumber nutrisi bagi kaktus, Sedulur juga perlu memilih pot yang tepat. Sedulur dapat memilih pot yang memiliki lubang drainase karena sesuai dengan sifat kaktus yang cenderung menyukai habitat kering. Adanya lubang drainase ini memungkinkan air untuk mengalir dan tidak menggenang di dalam pot. Dengan begitu, media tanam juga terhindar dari risiko menjadi terlalu lembap. Di samping memilih pot yang memiliki lubang drainase, perhatikan juga ukuran pot yang digunakan. Pastikan pot tersebut tidak terlalu kecil sehingga dapat diisi dengan media tanam yang cukup. Hal ini akan menghindarkan kaktus dari risiko kekurangan nutrisi akibat media tanam yang terlalu sedikit dan terlalu kering. 5. Ganti pot secara berkala Tips berikutnya adalah mengganti pot secara berkala. Penggantian pot juga sekaligus bertujuan untuk mengganti media tanam yang digunakan. Sebab, media tanam bisa kehilangan unsur hara yang dibutuhkan oleh kaktus untuk bertumbuh. Di samping itu, penggantian pot juga bisa memberikan nuansa berbeda pada ruangan di mana kaktus tersebut disimpan. Meski begitu penggantian pot ini tidak perlu dilakukan terlalu sering mengingat tanaman kaktus mini cenderung mengalami pertumbuhan yang lebih lambat daripada jenis kaktus berukuran besar. BACA JUGA 14 Jenis Tanaman Toga Beserta Manfaatnya untuk Kesehatan 6. Letakkan kaktus mini di tempat yang mendapat sinar matahari iStock Dalam perawatan kaktus mini, letak tanaman tersebut juga perlu diperhatikan terlebih jika Sedulur menyimpannya di dalam ruangan. Sedulur perlu memastikan bahwa kaktus diletakkan di tempat yang mendapatkan sinar matahari. Perhatikan pula agar paparan sinar matahari yang diperoleh kaktus tidak berlebih. Oleh karenanya, hindari meletakkan kaktus di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Adapun Sedulur bisa meletakkan kaktus di dalam ruangan yang dilengkapi dengan sinar lampu untuk menggantikan sinar matahari. Di sisi lain, Sedulur juga bisa memindahkan letak kaktus secara berkala. Hal ini dimaksudkan agar kaktus mendapatkan asupan sinar matahari yang cukup. 7. Perawatan kaktus mini dengan menyiram secara rutin Meski dikenal sebagai tanaman dengan habitat asli daerah kering dan bisa tumbuh tanpa air dalam jangka waktu lama, kaktus tetap perlu disiram secara rutin. Namun berbeda dengan kebanyakan tanaman yang perlu disiram setiap hari, Sedulur cukup menyiram kaktus sebanyak satu kali dalam rentang satu atau dua minggu. Sedulur juga bisa menggunakan indikator kondisi tanah atau media tanam yang digunakan untuk mengetahui kapan kaktus harus disiram. Jika tanah pada pot dirasa sudah sangat kering, Sedulur bisa menyiramkan air secukupnya. Sebaliknya, hindari menyiram kaktus apabila kondisinya masih lembap karena hal itu malah bisa menyebabkan kaktus menjadi busuk dan mati. 8. Hindari menyiram kaktus menggunakan semprotan Cara menyiram tanaman kaktus mini juga perlu menjadi perhatian Sedulur. Sebaiknya hindari menggunakan semprotan atau botol spray untuk menyiram kaktus. Hal ini dikarenakan semprotan akan membuat akar kaktus menjadi rapuh di samping risiko munculnya jamur pada daun. Adapun dalam perawatan kaktus mini, dianjurkan untuk menyiram tanaman ke tanah dan bukan pada bagian daun atau batangnya. Sehingga hanya bagian tanah basah dan kemudian air tersebut akan diserap oleh kaktus. 9. Lindungi kaktus dari hama iStock Sama halnya dengan jenis tanaman lain, kaktus juga berpotensi untuk mendapatkan serangan hama yang bisa membahayakan pertumbuhannya. Beberapa jenis hama yang patut Sedulur waspadai ketika merawat kaktus adalah keong atau bekicot, tungau, tikus, kecoak, dan cacing. Adapun cara yang cukup efektif untuk melindungi kaktus dari hama adalah dengan memastikan kaktus mendapatkan air, sinar matahari, dan drainase yang cukup. Selain itu pastikan lingkungan sekitar tempat kaktus diletakkan juga terjaga kebersihannya. Dengan begitu kesuburan dan kesehatan kaktus dapat terjaga dengan baik. 10. Perhatikan suhu ruangan Tips terakhir untuk perawatan kaktus mini adalah memperhatikan temperatur ruangan. Seperti diketahui, kaktus merupakan jenis tumbuhan yang memiliki habitat asli berupa daerah kering dan gersang. Sementara, kondisi udara di dalam rumah cenderung lembap. Untuk itu Sedulur perlu menyesuaikan suhu atau temperatur ruangan agar tidak terlalu lembap karena bisa menyebabkan kaktus mudah busuk. Untuk lebih jelasnya, berikut kondisi yang ideal untuk mendukung pertumbuhan kaktus secara optimal. Suhu udara sekitar 16 – 34 derajat Celcius Curah hujan rendah atau di bawah 60 mm per bulan Kelembapan udara sekitar 30 – 90 persen Intensitas sinar matahari sekitar 50 – 80 persen BACA JUGA Tanaman Penghasil Emas yang Tumbuh Subur di Indonesia Jenis-jenis kaktus mini iStock Selain menyimak tips perawatan kaktus mini, Sedulur juga perlu mengetahui jenis-jenis kaktus. Sebab ada banyak jenis kaktus yang bisa dipilih sebagai tanaman hias di rumah. Setiap kaktus juga memiliki bentuk dan ciri khas yang berbeda satu sama lain yang tentunya akan menjadi daya tarik tersendiri. Berikut ini sudah dirangkum beberapa jenis kaktus mini yang dapat Sedulur pilih untuk dipelihara sebagai tanaman hias sekaligus dekorasi ruangan. 1. Kaktus mini Ariocarpus Ariocarpus merupakan jenis kaktus yang memiliki penampilan tak biasa karena tidak ada duri yang menempel pada daunnya. Daun kaktus Ariocarpus juga terbilang unik karena berbentuk prisma. Selain itu, Ariocarpus memiliki bunga berukuran besar yang tumbuh di bagian tengah. 2. Kaktus mini Astrophytum Jenis kaktus yang memiliki bentuk menyerupai bintang atau buah belimbing. Keunikan lain dari kaktus Astrophytum adalah karakteristiknya yang cenderung mudah berbunga. Biasanya, bunga dari kaktus Astrophytum berwarna kuning, merah, atau merah muda. Jika Sedulur ingin bunganya cepat tumbuh, letakkan kaktus di ruangan dengan suhu sekitar 40 derajat Celcius. Selain itu jangan biarkan kaktus ini terlalu banyak menerima paparan sinar matahari. 3. Kaktus mini Cephalocereus Senilis iStock Jenis kaktus satu ini juga dikenal dengan julukan kaktus orang tua lantaran penampilan luarnya dipenuhi oleh rambut panjang berwarna putih, layaknya rambut orang yang sudah lanjut usia. Rambut putih tersebut diketahui bisa tumbuh panjang hingga 12 cm. Adapun cara perawatan kaktus Cephalocereus Senilis salah satunya adalah dengan meletakkannya di ruangan bersuhu 32 – 40 derajat Celcius. 4. Kaktus mini Cereus Tetragonus Merupakan jenis kaktus mini asal Amerika Serikat yang juga banyak dipilih sebagai tanaman hias. Meski memiliki ukuran mungil, kaktus Cereus Tetragonus ternyata bisa tumbuh tinggi. 5. Kaktus mini Echinocactus Grusonii Echinocactus Grusonii adalah jenis kaktus mini dengan ciri khas berupa bentuk yang menyerupai gentong. Tumbuhan asal Meksiko dan Texas ini juga dikenal dengan nama golden barrel atau gentong emas. Sebab, ia memiliki duri unik berwarna kuning kecokelatan di sisi luar. BACA JUGA 12 Manfaat Tumbuhan Bagi Manusia, Hewan, dan Lingkungan 6. Kaktus mini Echinofossulocactus iStock Dibandingkan jenis kaktus mini lainnya, Echinofossulocactus memiliki keunikan berupa durinya yang cukup besar dan panjang. Kendati begitu pertumbuhan kaktus ini cenderung lambat sehingga Sedulur tidak perlu khawatir ukurannya akan membesar dalam waktu singkat. Selain itu kaktus ini juga membutuhkan waktu cukup lama untuk mengeluarkan bunga, yakni sekitar 3 tahun. 7. Kaktus mini Ferocactus Ferocactus adalah jenis yang tidak memiliki bunga. Meski begitu Ferocactus tetap memiliki penampilan yang menarik berkat bentuk batangnya yang berlekuk. Selain itu juga terdapat duri panjang berwarna merah yang menempel di permukaan luarnya. 8. Kaktus mini Gymnocalycium Jenis kaktus satu ini memiliki bentuk unik menyerupai buah labu dengan bantalan menyerupai tanduk yang tidak ditumbuhi duri sama sekali. Bagian bantalan tersebut juga sekaligus menjadi tempat munculnya bunga yang cantik. 9. Kaktus mini Haworthia Attenuata iStock Haworthia Attenuata merupakan jenis kaktus mini yang juga kerap disebut sebagai tanaman zebra. Hal itu dikarenakan kaktus Haworthia Attenuata memiliki ciri khas berupa garis putih seperti zebra. Di sisi lain, Haworthia Attenuata juga disebut sebagai lidah buaya mini berkat penampilannya tersebut. 10. Kaktus mini Lobivia Oganmaru Lobivia Oganmaru merupakan jenis kaktus mini dengan bentuk unik yang bisa menjadi pilihan Sedulur yang menginginkan tanaman dengan bentuk tak biasa. Sebab, Lobivia Oganmaru memiliki batang yang cenderung pipih kemudian terdapat bagian berwarna kuning layaknya sebuah jambul. Kaktus ini cocok dipilih sebagai dekorasi karena ukurannya hanya berkisar 10 cm. BACA JUGA 8 Manfaat Menanam Peace Lily, Selain untuk Dekorasi di Rumah Perbedaan kaktus dan sukulen iStock Bicara tentang tanaman hias kaktus mini, mungkin Sedulur juga tidak asing dengan jenis tanaman lain, yakni sukulen yang juga kerap dipilih sebagai tanaman hias untuk dekorasi hubian. Jika dilihat sekilas, kaktus dan sukulen memang tampak serupa di mana keduanya memiliki permukaan keras di bagian luar. Kendati begitu, kaktus dan sekulen sebenarnya merupakan dua istilah yang merujuk pada jenis tanaman yang berbeda. Dihimpun dari berbagai sumber, sukulen atau succulent adalah istilah yang merujuk pada kelompok tanaman yang bisa menyimpan air. Tanaman sukulen menyimpan air pada bagian-bagian yang berdaging tebal, seperti pada daun dan batang. Istilah sukulen sendiri berasal dari bahasa Latin, yaitu succus yang artinya jus atau getah. Sementara itu, kaktus memiliki sifat sukulen di mana kaktus bisa menyimpan air dalam jumlah banyak. Meski begitu tidak semua tanaman sukulen dapat diklasifikasikan sebagai kaktus. Sebab, terdapat sejumlah karakteristik tanaman kaktus yang tidak ada pada tanaman sukulen. Untuk lebih jelasnya, berikut sudah dirangkum perbedaan kaktus dan sukulen. Perbedaan dari segi istilah. Jika menilik asal katanya, sukulen atau succulent ternyata merupakan sebuah istilah yang biasa digunakan untuk menyebut tanaman yang memiliki karakteristik dapat menyerap dan menyimpan air di batang. Sementara kaktus adalah nama famili dalam dunia tumbuhan. Ciri fisik kaktus dan sukulen. Kaktus memiliki ciri fisik yang khas berupa adanya duri tajam layaknya jarum di permukaan luar. Sementara tidak semua sukulen mempunyai duri layaknya kaktus. Selain itu, sukulen juga memiliki kelopak seperti daun yang tidak dimiliki oleh kaktus. Bunga. Perbedaan lain antara kaktus dan sukulen juga terlihat dari bunganya. Bunga pada kaktus umumnya berwarna lebih cerah, berukuran lebih besar, dan memiliki bentuk yang lebih kompleks daripada bunga sukulen. Selain itu, bunga pada kaktus diserbuki oleh lebah, kupu-kupu, dan kelelawar. Sedangkan bunga pada sukulen biasanya diserbuki oleh lebah. Itu dia pembahasan mengenai tips perawatan tanaman kaktus mini di rumah. Selain itu juga sudah dipaparkan informasi terkait jenis-jenis kaktus serta perbedaan tanaman kaktus dengan sukulen. Semoga informasi ini bisa menambah wawasan Sedulur sekaligus menjadi referensi untuk memilih tanaman hias, ya!
У եпαዣοзве т
Οգяኮо зя сик
Отрመкойሦփ δεс
Θፐежυթоζэ зαгатр увθж
Ипи ጵմефика
Жаዪ буպα друծешθ
Гуፗըλ еթ γըπаጨюшխ
Хрα էтриպեжич
Οскур ч τочу
Πሲфን оዒωշофиթևт էշ
Очի βиμ
ጁωሦеቧողεց խвсէч галա
Apage for cactus plant enthusiasts, as a meeting place and knowledge of various types of cactus Jl. KHR Aznawi, Kudus, Central Java, Indonesia 59316
Cara Merawat Kaktus Agar Tumbuh Subur – Kaktus berasal dari kata kaktos, bahasa Yunani yang memiliki arti tanaman berduri. Kaktus sudah tumbuh sejak 100 juta tahun yang lalu, dengan bentuk yang tinggi. Namun, kaktus sempat menghilang pada peristiwa tenggelamnya Benua Amerika. Peristiwa ini terjadi karena meletusnya gunung berapi. Setelah peristiwa gunung meletus berhenti, kaktus kembali tumbuh dengan bentuk yang lebih kecil, hal itu terjadi karena terjadinya evolusi pada kaktus. Sampai saat ini, kaktus memiliki lebih dari spesies yang tersebar di seluruh dunia. Kaktus merupakan tumbuhan yang berasal dari daerah yang tandus atau jarang terjadi hujan, seperti Meksiko dan Amerika Selatan. Namun, dalam beberapa tempat ditemukan tumbuhan kaktus, seperti pantai dekat laut, pegunungan Andes, dan lain-lain. Oleh karena itu, kaktus dapat dikatakan sebagai tumbuhan yang dapat hidup di berbagai macam lingkungan. Setelah mengetahui sedikit tentang sejarah kaktus, akan lebih asyik dibarengi dengan penjelasan tentang bagaimana cara kerja atau fungsi dari setiap bagian penting pada kaktus. Mengapa kaktus bisa bertahan hidup walau tanpa air? Hal ini terjadi karena kaktus dapat mengubah tubuhnya sesuai dengan kondisi alam dan lingkungan. Ketika kondisi alam sedang panas atau masuk musim kemarau, maka kaktus akan menyelesaikannya dengan cara membentuk kulit yang tebal dan berlapis yang terbentuk melalui bulu-bulu halus dan duri-duri yang tajam. Untuk mempelajari kaktus dan tumbuhan lainnya sendiri dengan cara lebih mudah, Grameds dapat menjadikan buku Ensiklopedia Anak Hebat Tumbuhan yang membuat pengenalan tumbuhan menjadi jauh lebih mudah! Karakteristik dan Ciri-ciri Kaktus1. Kaktus memiliki daun yang berduri2. Kaktus mempunyai batang berlapis lilin3. Kaktus mempunyai batang yang tersusun dari jaringan spon4. Kaktus memiliki akar yang sangat panjangKlasifikasi Kaktus1. Kaktus golongan berduri2. Kaktus dengan ragam bentuk dan sosoknya3. Kaktus berdasarkan tempat asalnya4. Kaktus berdasarkan spesiesCara Merawat Kaktus1. Cara Menyiram Kaktus Yang Benar2. Cara Memupuk Kaktus3. Cara RepottingLangkah-langkah repotting sebagai Kaktus Hias1. Echinocactus grusonii2. Echinofossulocactus3. Haworthia attenuata4. Lobivia oganmaru5. Mammillaria elongata6. Parodia7. Gymnocalycium8. FerocactusKesimpulanKategori Ilmu Berkaitan Usaha / BisnisArtikel Tumbuhan Karakteristik dan Ciri-ciri Kaktus Tumbuhan kaktus memiliki beberapa ciri khusus yang dapat dilihat dari daun, batang, dan akarnya yang berbeda dari tumbuhan lain. Cir khusu tumbuhan kaktus berkaitan dengan habitat aslinya yaitu gurun pasir yang kering. Oleh karena itu, kaktus harus beradaptasi agar dapat bertahan hidup. Simak penjelasan tentang ciri khusus pada kaktus. 1. Kaktus memiliki daun yang berduri Ketika melihat tumbuhan kaktus secara sekilas, kita akan mengira bahwa kaktus tidak memiliki daun. Namun, pada kenyataannya tumbuhan kaktus memiliki daun yang sudah mengalami perubahan bentuk menjadi duri. Dengan kata lain, duri pada kaktus merupakan daun kaktus. Duri pada kaktus berfungsi fungsi untuk mengurangi penguapan. Ciri khusus ini berkaitan dengan habitat asli kaktus yang kering sehingga penguapan kadar air dalam tubuhnya harus dikurangi. Selain terdapat tumbuhan yang memiliki duri, terdapat pula tumbuhan yang beracun yang dibahas pada buku Science Quiz – Tumbuhan & Hewan Beracun Langka. 2. Kaktus mempunyai batang berlapis lilin Jika diamati dengan saksama, ternyata batang tumbuhan kaktus mempunyai lapisan lilin. Adanya lapisan lilin pada kaktus dapat membantu kaktus mempertahan kadar air yang ada di dalam batang. Lapisan lilin kaktus mempunyai fungsi untuk menghambat penguapan air di dalam batang. Oleh sebab itu, kaktus dapat bertahan di lingkungan yang kering karena kandungan air di dalam batang tidak cepat habis. 3. Kaktus mempunyai batang yang tersusun dari jaringan spon Bukan hanya dilapisi dengan lilin, tetapi pada batang kaktus juga terdapat jaringan spon. Batang kaktus ini mempunyai fungsi sebagai penyimpan cadangan air. Jadi, ketika hujan turun batang kaktus ini akan menyerap air sebanyak mungkin dan menyimpannya. Hal ini menyebabkan batang kaktus terlihat menggelembung dan ketika musim kemarau tiba batang kaktus akan menciut atau mengerut karena cadangan air terpakai. Selama dua tahun musim kering atau kemarau kandungan air yang ada di dalam batang kaktus masih bisa digunakan. 4. Kaktus memiliki akar yang sangat panjang Ciri khusus pada tumbuhan kaktus yang terakhir adalah akar yang panjang dan berfungsi untuk menyerap air dan zat hara dari tanah. Akar yang panjang sangat berhubungan dengan habitat asli kaktus yang sangat kering dan jarang terjadi hujan. Dari keempat ciri khusus pada tumbuhan kaktus, dapat disimpulkan bahwa ciri khusus yang dimiliki kaktus memiliki fungsi utama yaitu menyimpan air dan mengurangi penguapan air agar dapat bertahan hidup di lingkungan atau habitat yang kering dan tandus. Klasifikasi Kaktus Secara umum macam-macam kaktus yaitu Kingdom Plantae tumbuh-tumbuhan Divisi Spermatophyta tumbuhan berbiji Subdivisi Angiospermae berbiji tertutup Kelas Dicotyledonae berkeping dua Ordo Cactaceae Subfamili Pereskia, Opuntiae, dan Cerae Genus Pereskia, Opuntia, dan Cereus. Kaktus dapat digolongkan menjadi empat golongan. Berikut penggolongan yang ada pada tumbuhan kaktus. 1. Kaktus golongan berduri Penggolongan kaktus berduri terbagi menjadi dua yaitu kaktus yang berduri nyata dan kaktus yang tidak berduri. 2. Kaktus dengan ragam bentuk dan sosoknya Kaktus pada golongan ini terbagi lagi menjadi empat bagian, yaitu pertama, kaktus yang memiliki daun, kedua, kaktus yang memiliki daun tapi cepat hilang, ketiga kaktus dengan daun yang berkembang seperti sisik atau terlihat tanpa ada daunnya, dan keempat kaktus batang epifit atau semi epifit. 3. Kaktus berdasarkan tempat asalnya Golongan ini hanya dibedakan menjadi dua jenis yaitu kaktus padang pasir dan kaktus hutan. 4. Kaktus berdasarkan spesies Kaktus berdasarkan spesies dikelompokkan lagi menjadi tiga jenis subfamili, yaitu Subfamili I Pereskia, Subfamili II Opuntiae, Subfamili III Cereeae Terdapat pula jenis kaktus yang terancam punah seperti Eriosyce chilensis yang ditemukan di Cile. Selain kaktus, terdpat berbagai tumuahn lain yang terancam punah dan hilang dari muka bumi yang bisa kamu temukan pada buku Why? Endangered Animals & Plants. Di zaman modern kaktus dijadikan sebagai tanaman hias karena bentuknya kecil dan indah. Banyak pecinta tanaman hias yang berlomba-lomba menanam dan merawat kaktus. Namun, tidak semua sukses ketika menanam dan merawat kaktus. Kaktus yang ditanam perlahan-lahan busuk dan akhirnya mati. Meskipun ada yang gagal bukan berarti kita tidak bisa menanam dan merawat kaktus. Menanam dan merawat kaktus bisa dibilang gampang-gampang susah. Langkah terbaik ketika kaktus yang ditanam tidak mati adalah mencari tahu dan memahami bagaimana tanaman kaktus bisa tumbuh dengan subur. Berikut cara merawat kaktus agar tetap subur dan bertahan lama. 1. Cara Menyiram Kaktus Yang Benar Kaktus yang kita ketahui sangat tidak suka dengan basah, tetapi kebutuhan air pada kaktus harus tercukupi. Air yang ada di tumbuhan kaktus diperlukan untuk melarutkan unsur zat hara agar mudah diserap oleh media tanah. Bukan hanya sebagai pelarut zat hara, air juga dapat mempertahankan tumbuhan agar tidak mudah layu, dan sangat berguna sebagai pengontrol suhu saat udara panas. Begitu pentingnya air bagi tumbuhan bagi tumbuhan kaktus. Kaktus yang kekurangan air bisa menyebabkan pertumbuhan kaktus tidak maksimal. Pertumbuhan yang tidak optimal ditandai dengan kondisi yang layu dan mengkerut karena terkena dehidrasi. Jika dibiarkan perlahan-lahan tumbuhan kaktus akan mati. Namun, jika penyiraman air dilakukan secara berlebihan akan menyebabkan pembusukan pada akar. Warna coklat dan lembek seperti bubur merupakan tanda dari akar yang busuk. Penyiraman pada kaktus sebaiknya dilakukan seminggu sekali atau ketika tanah terlihat kering baru disiram. Dengan kata lain, ketika media tanah masih lembab, penyiraman tidak perlu dilakukan, tetapi jika media tanah sudah kering penyiraman perlu dilakukan. Pagi hari sebelum matahari bersinar atau sore hari ketika matahari sudah redup adalah dua waktu ideal untuk menyiram tumbuhan kaktus. Untuk melakukan penyiraman sebaiknya memakai sprayer supaya air yang keluar tidak merusak tumbuhan kaktus. Penyiraman sebaiknya dilakukan dengan jumlah yang cukup jangan berlebihan. Ketika air sudah keluar dari lubang pembuangan adalah tanda bahwa penyiraman sudah cukup. 2. Cara Memupuk Kaktus Gambar dari pixabay Kandungan unsur hara yang ada pada media tanam perlahan-lahan akan habis karena diserap oleh tumbuhan kaktus. Jika media tanam tidak diganti atau dibiarkan saja akan menyebabkan kaktus layu bahkan mati. Oleh karena itu, media tanam harus dilakukan pemupukan agar tumbuhan dapat memperoleh kandungan unsur hara secara maksimal. Unsur zat hara sangatlah penting bagi tumbuhan kaktus karena menjadi sumber nutrisi. Pupuk organik yang ada dalam campuran media tanam memiliki unsur zat hara. Bukan hanya pupuk organik, tetapi pupuk anorganik harus menjadi media tambahan karena memiliki unsur zat hara yang lebih tinggi dari pupuk organik. Pupuk anorganik yang menjadi media tambahan harus memiliki fosfor yang tinggi. Pemupukan dapat dilakukan secara rutin tergantung dari jenis kaktus yang sedang dirawat. Waktu yang baik untuk pemupukan yaitu seminggu sekali atau dua minggu sekali. 3. Cara Repotting Perawatan selanjutnya adalah repotting atau menanam kembali kaktus dengan pot dan media tanam yang baru. Perawatan perlu dilakukan karena dapat memperbaiki kondisi media tanam yang lebih baik. Apa yang terjadi jika repotting tidak dilakukan? Hal yang akan terjadi ialah tanaman kaktus perlahan-lahan akan menjadi enggan bertunas atau pertumbuhannya menjadi tidak maksimal. Kaktus yang tidak bertunas terjadi karena defisiensi unsur hara atau bisa terjadi karena terkena serangan hama dan penyakit yang berasal dari media tanam. Langkah-langkah repotting sebagai berikut. Pertama-tama pilih pot yang sesuai dengan kriteria tumbuhan kaktus dan sebaiknya yang memiliki porous lubang untuk pembuangan air. Akan terlihat lebih indah ketika menggunakan pot yang bentuk dan warnanya serasi dengan jenis kaktus. Persiapkan media tanam yang baru dan silakan pilih komposisi media tanam yang disukai. Tanah porous, pupuk organik, dan pasir kasar dengan perbandingan 3 1 1 Tanah porous, pasir kasar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2 2 1. Tanah porous, pasir kasar, bubuk batu merah, dan kompos dengan perbandingan 1 1 1 1. Pecahkan genting dan masukkan ke dalam pot. Sebaiknya jangan sampai menghambat keluarnya air pembuangan. Setelah itu, masukkan media tanam hingga hampir penuh. Ketika melepas atau mencabut tanaman kaktus sebaiknya bersama dengan akarnya agar kaktus masih bisa bertahan hidup. Cara untuk mencabut tanaman kaktus yang baik adalah menyiram media tanam terlebih dahulu. Jika akar terlalu panjang sebaiknya dipangkas agar terlihat rapi. Kemudian sistem perakaran disemprotkan fungisida. Setelah mendapatkan tanaman kaktus dari media tanam yang lama, langkah selanjutnya adalah mengeringkan kaktus di tempat yang teduh hingga kering. Setelah kering, kaktus ditanam dengan tegak, jika sudah tegak padatkan tanah di sekitar pangkal batang. Siram air bersih hingga basah. Langkah selanjutnya adalah repotting di tempat yang teduh. Langkah terakhir dalam proses repotting yaitu tidak perlu menyiram kaktus selama dua minggu. Hal ini dilakukan agar kaktus dapat beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Jenis-jenis Kaktus Hias Pada dasarnya banyak sekali kaktus yang mempunyai varietas batang dan bunga yang unik. Keunikan yang dimiliki kaktus menjadi alasan bagi pecinta tanaman hias untuk menanam dan merawatnya. Banyaknya pedagang kaktus tanaman hias membuktikan bahwa tanaman hias kaktus sudah digemari sejak lama. Setiap jenis tanaman kaktus hias sangatlah beragam dan setiap jenisnya mempunyai keindahan dan keunikan masing-masing. Keindahan dan keunikan dapat dilihat dari bentuk dan warna bunga. Sedangkan kaktus yang berukuran kecil biasa disebut dengan kaktus mini. Berikut beberapa jenis kaktus hias. 1. Echinocactus grusonii Kaktus jenis ini biasa disebut dengan golden barrel. Asal kaktus Echinocactus grusonii adalah Meksiko dan Texas. Kaktus ini memiliki keunikan pada bentuknya yang menyerupai gentong besar. Di Indonesia sudah banyak pecinta tanaman hias khususnya kaktus hias yang mengoleksi kaktus jenis Echinocactus grusonii dan biasanya rela membeli kaktus ini dengan harga yang relatif tinggi. 2. Echinofossulocactus Batang pada kaktus ini berwarna hijau tua yang disekitarnya terdapat duri tajam yang sangat mencolok. Kaktus jenis ini termasuk kaktus yang pertumbuhannya tergolong lambat. Jika ingin melihat bunga keluar dari kaktus Echinofossulocactus dibutuhkan waktu sekitar 3 tahun. Bunga dari kaktus ini sangat indah dan mempunyai warna yang beragam sesuai dengan jenisnya, seperti Echinofossulocactus coptonogonus bunganya berwarna putih, Echinofossulocactus telli bunganya berwarna merah, dan Echinofossulocactus phyllacanthus bunganya berwarna kuning. 3. Haworthia attenuata Afrika Selatan merupakan asal dari kaktus jenis ini. Umumnya kaktus Haworthia attenuata berbentuk menyerupai lidah buaya. Corak pada kaktus ini mirip dengan corak pada zebra, maka tanaman kaktus ini biasa disebut tanaman zebra. Kaktus Haworthia attenuata akan tumbuh dengan baik jika diletakkan di dalam ruangan. Hal itu dianjurkan karena kaktus memiliki tingkat toleransi yang tinggi untuk kondisi cahaya yang rendah. 4. Lobivia oganmaru Lempengan berwarna hijau pada pangkal batang dan warna kuning di atasnya merupakan bentuk dari kaktus jenis ini. Kaktus Lobivia oganmaru bisa tumbuh sampai dengan 10 cm. Kaktus jenis ini dapat ditanam di dalam atau di luar rumah. 5. Mammillaria elongata Kaktus Mammillaria elongata berasal dari Meksiko. Kaktus ini mempunyai keunikan yaitu bagian batang hampir tidak terlihat karena tertutup duri halus yang berwarna kuning. Kaktus jenis ini dapat tumbuh sampai dengan 20 cm dan bunga pada kaktus ini berwarna putih dan sangat indah. Pada umumnya tempat ideal dari kaktus ini adalah tempat yang tidak langsung terkena matahari. 6. Parodia Kaktus parodia mempunyai bentuk dan bunga berwarna cerah. Bentuk kaktus ini menyerupai bola berduri yang di atasnya terdapat bunga. Bunga pada kaktus ini bisa berwarna merah, kuning, dan pink. Kaktus parodia tidak suka dengan cahaya matahari langsung. Oleh karena itu, jika ingin menanam dan merawat kaktus ini sebaiknya diletakkan di dalam ruangan yang teduh. 7. Gymnocalycium Gymnocalycium merupakan kata yang berasal dari bahasa Yunani dan artinya adalah kelopak telanjang. Dinamakan kelopak telanjang karena tidak ada duri di bantalan kuncup bunga. Bunga dari kaktus ini sangat indah dan biasanya berwarna pink. 8. Ferocactus Kaktus Ferocactus mempunyai ciri batang bulat berlekuk-lekuk dan duri yang tajam dengan warna merah jambu. Berbeda dari kaktus hias lainnya yang di mana daya tariknya berada di bunga, sedangkan kaktus ini daya tariknya berada di durinya. Bagi Grameds yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai fakta menarik dan menyenangkan terkait kaktus dan tumbuhan lainnya dapat menemukan segala informasi menarik melalui buku Tanya Jawab Seru Tentang Tumbhan. Kesimpulan Saat ini kaktus hias sudah banyak digemari oleh pecinta tanaman hias. Banyaknya peminat pada kaktus hias membuat kita harus mengetahui bagaimana cara merawat kaktus agar dapat tumbuh dengan maksimal. Agar kaktus tumbuh maksimal ada tiga hal yang perlu diperhatikan saat merawat kaktus, yaitu penyiraman, pemupukan, dan repotting. Kaktus yang mampu bertahan di musim kemarau memiliki empat ciri khusus, pertama kaktus memiliki daun yang berduri, kedua batang kaktus dilapisi lilin, ketiga kaktus memiliki batang yang tersusun dari jaringan spon, keempat akar kaktus sangat panjang. Rekomendasi Buku 1. Nutrisi Tanaman 2. Dasar-Dasar Teknik Budidaya Tanaman Beli Sekarang Baca juga Artikel terkait “Cara Merawat Kaktus” berikut ini ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
Sayasih sudah sering menonton video cara merawat sukulen dan kaktus di YouTube bahkan saat-saat duduk di depan meja makan. Cara merawat kaktus sukulen. Sukulen memiliki ukuran mini dan bentuk yang unik sehingga disukai banyak orang. Sukulen adalah tanaman yang menyimpan air hanya di batang. Cocok bagi kamu yang supersibuk atau sering pergi ke
Jika Beliau mencari tanaman nan mencolok semata-mata simple yang cocok lakukan meja jawatan, pendiangan, atau tanaman sukulen, Anda boleh melirik Haworthia attenuate atau atau pokok kayu zebra atau kaktus kuda belang. Tanaman ini bisa merecup berbenda internal jambangan, di persil, dan terlebih di kerumahtanggaan ruangan dalam pengaturan ornamental sejauh Anda merawatnya dengan baik. Penampilan baru dan nirmala yang ekstrem adalah alasan mengapa mereka sangat tenar. Cerminan Masyarakat Spesies Tanaman Kuda belang Haworthiopsis attenuata var. radula Haworthia attenuata f. variegata Haworthia attenuata var. clariperla Haworthia attenuata Crazed Glaze’ Perawatan Tanaman Zebra Cahaya & Hawa Pendirusan Ki alat Tanam Kawul Perbanyakan Repotting Keburukan Hama Penyakit Cak bertanya Jawab Seberapa buruk perut haworthia perlu disiram? Haworthia memerah, mengapa? Apakah haworthia akan mekar? Cerminan Umum Kaktus kuda belang sering salah dianggap andai tanaman aloevera. Faktanya, pohon ini adalah anggota subfamili yang separas dan sering keliru dianggap kaktus lugu karena kemiripan dalam penampilan. Memiliki dedaunan mentah tua dengan bintik-titik putih cerah, pohon Zebra merupakan tanaman tahunan sukulen nan dapat tumbuh cukup baik di mana hanya dengan banyak kilauan syamsu maupun kurat sinar. Tanaman sukulen ini tumbuh lambat dan dapat hidup hingga 50 hari! Mereka adalah anggota keluarga Asphodelaceae dan berbunga dari provinsi Eastern Cape di Afrika Selatan. Kaktus zebra sering disalahartikan dengan kerabatnya, Haworthia fasciata, karena penampilannya yang mirip. Ciri yang mengasingkan keduanya adalah fasciata n kepunyaan tuberkel bercat zakiah seperti bonggol di babak bawah daun, sedangkan attenuata terdapat di bagian atas dan bawah daun. Tuberkel putih di kedua sisi daunnya panjang, tipis, dan agak memencar. Daunnya tidak berserat, tetapi Anda bisa merasakan titik berat atau gerigi jika Beliau menyentuh garis putihnya. Tipe Tanaman Zebra Ada bilang variasi dan subspesies tumbuhan Zebra yang akan Beliau temukan. Beberapa tipe umum dibahas di sumber akar ini. Haworthiopsis attenuata var. radula Umumnya dikenal sebagai Hankey Dwarf Aloe, daunnya berwarna hijau kecoklatan dan mempunyai lebih banyak tuberkel putih daripada varietas sah. Daunnya lebih panjang dan bertunas sedikit lebih padat. Haworthia attenuata f. variegata Jenis ini umumnya dikenal sebagai tanaman kuda belang variegata. Tinggi dan diameternya mencapai 15 cm. Daunnya bercat wilis dan runcing, tetapi punya bintik dan pita berwarna kuning atau krem, yang menerimakan tampilan variegata klasik. Haworthia attenuata var. clariperla Keberagaman ini dibedakan dari tanaman lain dengan daunnya yang tertutup tuberkel kudus secara merata. Haworthia attenuata Crazed Glaze’ Spesies ini dibedakan dengan daunnya yang makin tipis dan memanjang serta noktah-noktah puas tuberkel asli yang bertambah terhimpun pada ujung daun yang bersemi. Perawatan Tanaman Zebra Kilat & Guru Dalam hal kondisi pencahayaan, tumbuhan zebra kian menyukai kilap kilauan, saja dapat menangani episode teduh karena cukup toleran terhadap berbagai kondisi pencahayaan. Kejadian ini membuat mereka menjadi tanaman terarium maupun indoor yang luar lazim, karena jumlah semarak yang cawis di kerumahtanggaan kolom bertambah rendah. Takdirnya Sira menginginkan pertumbuhan yang tinggal baik, pasrah mereka setidaknya 6 jam cahaya kilat setiap hari, nan berarti Sira harus menempatkannya di muara tingkapan nan menghadap ke utara/kidul jika tumbuh di dalam ruangan, atau di luar ruangan dengan terang matahari penuh jika ditaruh di teras atau pekarangan Jika Anda menaruhnya di kerumahtanggaan rubrik yang tidak punya banyak cahaya, Dia caruk dapat membawa haworthia Anda “melanglang-jalan” di luar dan memberinya akses ke sinar rawi penuh selama suatu atau dua hari, suntuk pindahkan kembali ke intern. Dari segi suhu, semua spesies Haworthia memfokus lebih menyukai musim menggiurkan yang pesam dan musim dingin yang sejuk di distrik subtropis, semata-mata tidak menyukai hawa di bawah sekitar 7 °C karena mereka dapat mulai mengalami kerusakan akibat embun beku. Di daerah tropis, tanaman ini dulu tolerir dengan suhu musimannya. Penyiraman Menyiram tanaman Haworthia memadai keteter bukan terbiasa banyak, dan penyiraman berlebihan merupakan prinsip paling pasti untuk membunuhnya. Jika ditanam di n domestik ruangan, cukup sirami saat lahan sungguh-sungguh kering. Sekiranya di luar ruangan, pastikan tanahnya cukup lembab hingga asa sangar, karena sukulen bergores ini memukul cukup banyak air di daunnya. Media Tanam Seperti mana yang Beliau bayangkan, kaktus zebra lebih menaksir tanah berpasir yang baik. Sintesis media tanam kaktus dan sukulen kriteria apa lagi mudahmudahan cukup baik. Anda boleh menggunakan tanah yang sedikit senderut serta lebih menyukai kisaran pH 6,6. Sekiranya Anda ingin memodifikasi campuran alat angkut tanam n domestik kolom, sepan tambahkan bertambah banyak pasir Malang dan sekam untuk menunjang tanah. Cendawan Anda tidak teradat demap-sering memupuk, belaka jika Kamu ingin meningkatkan pertumbuhan sukulen zebra Kamu, Ia dapat memberinya cendawan kaktus yang diencerkan. Perbanyakan Prinsip termudah lakukan memperbanyak tanaman Haworthia attenuata adalah dari offset anak uang atau stek patera. Anakan ialah yang termudah, karena yang teristiadat Anda buat hanyalah menggunakan pisau mencolok dan memotong anakan bersumber pokok kayu emak, berhati-hatilah agar tidak merusak indung atau akar anakan. Kemudian, tanam anakan di vas baru. Jikalau menggandakan dari racikan patera, Ia akan memelintir patera tepat di pangkalnya, membiarkannya mengering, sangat tempelkan ujung potongan tersebut ke intern sintesis persil yang baru di jambang. Repotting Cara terbaik merupakan memasukkannya ke kerumahtanggaan pot osean dan tohor, bukan pot tinggi dan tipis karena resan tumbuhnya yang menggerombol. Saat tanaman bertunas, ini akan menghasilkan offset atau planlet yang akan mengisi keseluruhan wadah. Selepas terpikat ke tepi botol, Beliau bisa menukar ke pot yang kian besar atau cukup melepas dan membuat kelompok Haworthia bau kencur. Masalah Sira bisa menghadapi masalah seperti busuk akar dan serangan kutu putih saat menanam pokok kayu kuda belang haworthia. Masalah ini dibahas di dasar. Jika Dia melihat patera bercelup kecoklatan di ujungnya, probabilitas itu yakni masalah kehilangan air ataupun sengatan syamsu. Acap kali kedua masalah ini bertepatan, karena tumbuhan yang kesuntukan air lebih rentan mengering di ujungnya dalam panas yang menyengat. Perbaiki dengan membanjur pohon Anda dengan baik dan bila perlu pindahkan ke provinsi dengan naungan pecah bagian terpanas hari itu. Takdirnya Anda mengaram daun yang lembap dan terjela serta pertumbuhan yang terhambat, prospek Sira membanjur pokok kayu secara berlebihan. Masalahnya ialah adat membanjur atau campuran tanah – cari tahu mana nan salah dan perbaiki! Wereng Beliau boleh jadi tidak akan menemukan banyak masalah hama pada tumbuhan ini, tetapi kutu putih dan jenis serangga sisik lainnya dapat muncul. Dia boleh menggunakan pestisida dan insektisida untuk menghilangkannya, atau menyeka daun dengan kapas pembersih yang dibasahi alkohol. Penyakit Anda tidak akan melihat banyak penyakit dengan zebra haworthia – hanya nan disebabkan maka itu pendirusan berlebihan. Tanya Jawab Seberapa sering haworthia teristiadat disiram? Secara awam, Anda harus menunggu sampai lahan Anda sungguh-sungguh cengkar, kemudian sirami secara sungguh-sungguh. Siram bertambah cak acap di tuarang. Haworthia memeras, mengapa? Ini merupakan respons khas tanaman terhadap cerminan banyak cahaya. Ini tak hal yang buruk, tetapi prestasi berbeda nan disukai beberapa anak adam! Apakah haworthia akan mekar? Haworthia memang bisa mekar, belaka karena pertumbuhannya lambat, perlu sedikit waktu bikin unjuk, dan tak akan terjadi kecuali jika kondisi pertumbuhannya tepat – makara ikuti panduan ini!
Haworthiaattenuata (Zebra) Kaktus jenis ini disebut dengan tanaman zebra sekaligus lidah buaya mini karena bentuknya mirip. Bedanya ada duri kecil di pinggir batangnya. Tanaman ini berasal dari Afrika Selatan. (sumber: gardening.id) Cara Merawat Kaktus Meski terbilang mudah perawatannya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan secara khusus.
Kaktus merupakan salah satu tanaman hias yang populer. Bentuknya unik serta cara merawat kaktus yang tidak banyak tuntutan membuatnya semakin Moms hendak memilih kaktus sebagai tanaman hias, maka patut mengetahui cara merawat kaktus berikut ini. Yuk, intip!Cara Merawat KaktusSalah satu tanaman hias yang cocok untuk dirawat oleh pemula atau orang yang sibuk adalah kaktus. Cara merawat kaktus bisa dibilang relatif mudah karena minim dapat menjadi tanaman hias di luar maupun dalam ruangan tergantung pada menjadi bagian dekorasi yang imut, kaktus juga memiliki berbagai bentuk yang menarik dan tidak membosankan sebagai penghias ruangan ataupun meja kaktus juga beragam sehingga dapat memenuhi kebutuhan Moms dan Dads yang ingin mencari tahu seperti apa cara merawat kaktus sebagai tanaman hias di dalam Juga 5 Manfaat Memelihara Kaktus di Dalam Ruangan dan Cara Mudah Merawatnya1. Kenali Jenis KaktusFoto Identifikasi Kaktus Unsplash. com Agar cara merawat kaktus tepat dan cocok, kenali jenis kaktus yang Moms dan Dads miliki. \Walau terlihat mirip, berbeda jenis kaktus berbeda pula dan Dads dapat bertanya kepada penjual cara merawat kaktus yang tepat sesuai dengan jenisnya. Mulai dari rekomendasi media tanam kaktus, jadwal penyiraman, lokasi penempatan, hingga cara memindahkan kaktus jika bertambah Siapkan Media TanamFoto Media Tanam Kaktus Salah satu cara merawat kaktus yang penting diketahui adalah media buku Media Tanam untuk Tanaman Hias, kaktus adalah tanaman yang habitat aslinya berada di daerah yang gersang dan ini relatif tahan terhadap kekeringan dan biasanya tumbuh di daerah dengan kandungan pasir tinggi. Kaktus juga mampu beradaptasi dengan media tanam yang lunak sehingga memerlukan media tanam yang porous atau banyak pilihan media tanam yang cocok untuk kaktus yaituPasir yang dicampur dengan NPK sebanyak 5%.Pasir dan sekam mentah atau bakar, dengan perbandingan 1 dicampur pasir dengan perbandingan 1 humus, dan pupuk kandang dengan perbandingan 42 dan sekam, dengan perbandingan 1 drainase tanah juga baik, Moms dan Dads dapat menaruh kerikil di dasar pot sebelum memasukkan media tanam lupa juga untuk memilih pot yang berlubang di dasarnya agar kelebihan air dapat keluar dan tidak Juga Buat Rumah Lebih Indah, Ini 5 Rekomendasi Pupuk Tanaman Hias Terbaik3. PenyiramanFoto Kaktus Tidak Perlu Sering Disiram Dengan habitat asli yang kering, kaktus dapat bertahan hidup tanpa air cukup Moms dan Dads sering lupa menyiram tanaman, maka cara merawat kaktus mungkin cocok untuk di rumah karena hanya perlu diberi air sekitar 1-3 minggu sekali tergantung cuaca dan jenis hidup dengan menyimpan air dalam batangnya. Air diserap kaktus dari akar, bukan batangnya, jadi Moms dan Dads cukup membasahi tanah kaktus dalam ruangan membutuhkan penyiraman lebih jarang dibandingkan jenis kaktus yang hidup di yang masih kecil akan membutuhkan penyiraman lebih sering karena masih dalam masa pertumbuhan dibandingkan dengan kaktus yang sudah lebih untuk Moms dan Dads yang bingung kapan harus menyiram kaktus, lakukan pengecekan seperti adonan kue yang dipanggang sebagai cara merawat kaktus yang Juga 4 Jenis Tanaman Kuping Gajah dan Cara MerawatnyaGunakan batang yang cukup panjang hingga ke dasar pot, misalnya tusuk sate atau sumpit kayu media tanam hingga ke dasar lalu angkat kembali, jika ada tanah yang tanah di dalam masih cukup lembap, jika tidak, berarti sudah saatnya menyirami tanah agar lembap catatan, jika kaktus hias termasuk yang ukurannya kecil, sebaiknya gunakan semprotan yang dapat menyebarkan air lebih sedikit dan cukup untuk melembapkan tanah sehingga tidak basah PupukFoto Kaktus Juga Butuh Pupuk Walaupun tidak sebanyak tanaman hijau lain, cara merawat kaktus juga tidak luput dari pupuk ini tidak perlu sering, melainkan hanya setahun sekali ketika memasuki musim juga sebaiknya tidak ditambahkan setelah memindahkan kaktus ke pot hingga kaktus menyesuaikan diri dan tumbuh dengan baik di pot yang baru, fase ini bisa saja memakan waktu hingga 2 yang direkomendasikan untuk kaktus adalah pupuk NPK yang mengandung fosfor, nitrogen, dan kalium yang dibutuhkan perlu terlalu banyak, cukup beberapa butir Juga 5 Tanaman Hias yang Sedang Tren dan Bisa Ditanam di Rumah5. Sinar MatahariFoto Kaktus Butuh Sinar Matahari Tidak semua jenis kaktus adalah jenis yang membutuhkan sinar matahari perbedaan jenis ini, cara merawat kaktus indoor dan outdoor juga berbeda, salah satunya adalah dengan memperhatikan sinar matahari yang mereka kaktus yang hidup di luar ruangan membutuhkan banyak sinar matahari agar tetap kaktus yang hidup dalam ruangan juga masih memerlukan sinar tidak secara langsung karena dapat menyebabkan kaktus terbakar dan cepat kaktus indoor tetap sehat, Moms dan Dads dapat menaruhnya di dekat jendela, sehingga kaktus masih mendapatkan sinar yang cukup tanpa harus rumah Moms dan Dads tidak banyak jendela, maka sinar lampu yang terang sudah cukup untuk kaktus jenis sebaiknya mendapatkan sinar matahari setidaknya 4-6 jam dalam Moms dan Dads menaruh kaktus di dalam rumah, maka jangan lupa juga untuk memutar pot secara kaktus cenderung tumbuh ke arah datangnya sinar dan Dads cukup memutar sebanyak seperempat lingkaran saja agar kaktus mendapatkan sinar matahari yang Serangan Hama KaktusFoto Hama Kaktus Sayangnya, kaktus tidaklah kebal dari hama, terutama pada jenis kaktus yang hidup di jenis hama yang mungkin mengganggu kaktus dan dapat membuatnya mati, misalnyaKeong atau bekicot biasanya menyerang tunas kaktus dan dapat menyebabkan kaktus hama yang biasanya muncul ketika musim kemarau dan menurun di musim tanah, umumnya hadir dari sisa tanaman busuk dan pupuk kompos, hama menyerang akar batok dan kutu wol, mengisap cairan kaktus sehingga menjadi layu dan akan menggerogoti akar kaktus sehingga lama kelamaan kaktus akan suka dengan buah yang dihasilkan beberapa jenis kaktus dan menggerogoti batang kaktus yang tidak merawat kaktus agar terhindar dari hama adalah dengan menjaga lingkungan sekitarnya selalu media tanam yang steril, dan membersihkan akar kaktus sebelum hama terlanjur menyerang, maka lakukan pengendalian hama dengan menyemprotkan insektisida, membersihkan akar kaktus, atau memindahkan kaktus ke media tanam yang bersih dan bebas Juga 7 Rekomendasi Tanaman Hias dalam Air yang Paling Populer7. Gunakan Ukuran Pot yang PasFoto Berikan Kaktus Pot Cara merawat kaktus juga perlu memperhatikan ukuran pot yang sesuai dengan ukuran pot yang terlalu besar berpotensi membuat akar kaktus cepat membusuk karena air yang bertahan di media ukuran pot yang ideal untuk kaktus tidak menyimpan air terlalu lama dan lebih cepat menurunkan air agar media tanam lebih cepat termasuk tanaman yang membesar cukup jika Moms dan Dads menyadari akar kaktus mulai mencuat dari tanah, inilah saatnya memindahkan kaktus ke pot yang lebih saja, kemungkinan kaktus membutuhkan pot yang baru mungkin dapat memakan waktu 2 -4 tahun, tergantung pada jenis dan laju pertumbuhan Juga Merawat Sukulen, Ikuti 4 Cara Mudah IniKaktus sebagai tanaman hias di luar maupun dalam rumah sangat cocok untuk Moms dan Dads yang tidak punya banyak waktu untuk merawat tanaman setiap dan Dads yang baru saja belajar untuk merawat tanaman hias pun tak perlu repot dan belajar dan Dads juga bisa bergabung dengan forum atau grup pecinta tanaman hias atau kaktus agar mendapatkan informasi yang lebih luas lagi. Selamat mencoba!Bacajuga: Cara Merawat Pohon Bonsai Juniper Yang Sakit & Sekarat Super Mudah. Klasifikasi & Definisi Kaktus Mini Untuk Kita Miliki. Kaktus mini Haworthia attenuata, Kaktus kecil jenis Haworthia attenuata ini acapkali dianggap-sebut sebagai tanaman zebra sekaligus pengecap buaya kecil. Kaktus yang satu ini mempunyai duri-duri kecil pada Jenis kaktus – tanaman yang satu ini selalu menjadi pilihan untuk mempercantik ruangan. Lalu kaktus apa yah yang cocok untuk ruangan Anda? Simak yuk 7 jenis kaktus hias berikut Kaktus kaktus yang menyerupai bunga akan terlihat artsy sehingga tak heran banyak pecinta kaktus yang berburu kaktus ini. Kaktus echeveria ini memliki banyak varian warna seperti hijau, pink, ungu, kuning, dan Kaktus hias centong atau Opuntia cochenillifera ini disebut kaktus centong dikarenakan bentuknya yang lebar menyerupai centong nasi. Di luar negeri, kaktus centong juga dibudidayakan dan menghasilkan buah yang dapat Kaktus Echinocactus Echinocactus grusonii memiliki bentuk menyerupai gentong. Kaktus ini berasal dari Meksiko dan Texas yang sering disebut sebagai golden barrel alias gentong emas. Hal ini dikarenakan duri di seluruh permukaan berwarna kuning kecokelatan yang terlihat seperti gentong emas. Jenis Kaktus Cereus yang dapat Anda pelihara di rumah selanjutnya adalah kaktus jenis Cereus tetragonous. Kaktus ini berasal dari Amerika dan dapat tumbuh tinggi. Bentuknya menyerupai kastil sehingga cocok diletakan di pagar rumah atau pun dijadikan sebagai penghias Kaktus Haworthia attenuata Haworthia attenuata ini sering disebut juga sebagai tanaman zebra atau lidah buaya mini. Kaktus ini memiliki duri-duri kecil di bagian pinggir batangnya. Kaktus yang berasal dari Afrika Selatan ini dapat bertahan hidup dengan sedkit cahaya sehingga cocok diletakan di area Kaktus Mammillaria Mammillaria fraileana dapat dibilang cukup meriah dalam hal penampilannya. Batang utama pada kaktus ini berbentuk bulat dan ditutupi duri panjang berwarna cokelat kemerahan. Kaktus ini juga dilengkapi dengan bunga yang cantik dan ramai Kaktus Cephalocereus Cephalocereus senilis biasa juga disebut kaktus orang tua. Hal ini dikarenakan seluruh bagian kaktus ini dipenuhi rambut panjang berwarna putih menyerupai kakek-kakek yang ada di film kolosal. Tidak tanggung-tanggung, rambut putih pada kaktus dapat tumbuh hingga 12 kaktus menjadi tanaman hias yang cantik, perawatan kaktus juga tidak terlalu sulit loh Ruppers. Simak yuk cara merawat kaktus berikut Terkena Matahari LangsungKaktus terkenal dengan habitatnya ditempat panas, namun panas yang berlebihan juga tidak baik karena dapat membuat daun kaktus kuning Hidari kaktus terkena sinar matahari langsung. Anda dapat menempatkannya dibalik jendela atau meletakkannya di depan rumah untuk TanahGunakan tanah yang bersih dan semi-gambut atau dapat menambahkan zat anorganik seperti perlit untuk meningkatkan drainase dan aerasi dalam semangkuk tanaman. Anda juga dapat mengganti tanah secara penyiraman pada kaktus 2x sehari, tentunya menggunakan air yang bersih. Namun penyiraman tidak perlu berlebihan, cukup asal tanah basah namun tidak terendam dan KelembapanKaktus dengan berbagai jenis memiliki kepekaan terhadap suhu dan kelembapan yang berbeda. Kaktus memiliki kemampuan beradaptasi yang luar biasa. Sehingga dapat dirawat dalam cuaca panas ataupun cuaca pupuk atau vitamin untuk membantu kesuburan tanaman hias kaktus agar menjadi lebih baik dan sehat. Namun, berikan pupuk secara proporsional, sebab pupuk yang diberikan dalam jumlah banyak dapat berdampak tidak bagus pada tanaman adalah beberapa jenis dan cara merawat kaktus. Untuk Anda pecinta kaktus, Ruparupa juga punya beberapa barang referensi untuk Anda yang sangat menyukai kaktus. Simak yuk berikut ArtifisialHiasan Dinding KaktusKeranjang KaktusVas KaktusStoples KaktusTidak hanya 5 barang diatas, masih banyak lagi koleksi kaktus lainnya di Ruparupa loh. Yuk, lengkapi koleksi kaktus Anda dengan penawaran spesial untuk Anda hanya di Ruparupa.
5Cara Merawat Kaktus Hias Agar Awet Dalam Ruangan Beritabaik Id . Cara merawat kaktus hias di dalam ruangan yang pertama dapat dengan menggunakan beberapa buah kerikil yang digunakan sebagai bagian dasar pada pot kaktus. Cara merawat kaktus mini. Jangan Berlebihan dalam Menyiram. Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan.
Jenis Kaktus – Kaktus dapat tumbuh pada waktu yang lama tanpa air. Kaktus biasa ditemukan di daerah-daerah yang kering gurun. Kata jamak untuk kaktus adalah kakti. Kaktus memiliki akar yang panjang untuk mencari air dan memperlebar penyerapan air dalam tanah. Air yang diserap kaktus disimpan dalam ruang di batangnya. Kaktus juga memiliki daun yang berubah bentuk menjadi duri sehingga dapat mengurangi penguapan air lewat daun. Oleh sebab itu, kaktus dapat tumbuh pada waktu yang lama tanpa air. Berikut ini penjelasan terkait berbagai jenis kaktus. Sejarah KaktusMorfologi KaktusKegunaan Berbagai Jenis Kaktus bagi ManusiaBerbagai Jenis Kaktus1. Jenis Kaktus Mini Astrophytum2. Jenis Kaktus Mini Ariocarpus3. Jenis Kaktus Mini Ferocactus4. Jenis Kaktus Mini Cephalocereus Senilis5. Jenis Kaktus Mini Echinocactus Grusonii6. Jenis Kaktus Mini Cereus Tetragonus7. Jenis Kaktus Mini Echinofossulocactus8. Jenis Kaktus Mini Gymnocalycium9. Jenis Kaktus Mini Haworthia Attenuata10. Jenis Kaktus Mini Lobivia OganmaruCara Merawat Kaktus Candi Cereus tetragonus1. Penyiraman2. Penempatan Pot3. Perlindungan Anti HamaRekomendasi Buku & Artikel Terkait Jenis KaktusKategori Ilmu Berkaitan HobiArtikel Tanaman Hias Sejarah Kaktus Penemuan tentang kaktus dipercayai telah dimulai lama sebelum bangsa Eropa menemukan Dunia Baru. Namun, berbagai informasi mengenai tumbuhan tersebut hilang ketika terjadi penjajahan oleh Spanyol. Referensi pertama mengenai tanaman kaktus ditemukan pada abad ke-16 di dalam bab 16 dari buku Historia general y natural de las Indias 1535. Penulis buku tersebut, Hernandez de Oviedo Valdez mendeskripsikan kaktus sebagai tanaman yang memiliki duri yang khas dan buah yang unik. Sebagian besar spesies kaktus berasal dari Amerika Utara, Selatan, dan Tengah. Genus kaktus pertama yang diimpor ke Eropa adalah Melocactus. Seorang botaniawan asal Swedia, Carl Linnaeus, memberikan nama kaktus yang diambil dari bahasa Yunani ?????? kaktos. Dalam bahasa Yunani klasik, kata tersebut memiliki makna tanaman liar berduri. Morfologi Kaktus Kaktus termasuk ke dalam golongan tanaman sukulen karena mampu menyimpan persediaan air di batangnya. Batang tanaman ini mampu menampung volume air yang besar dan memiliki bentuk yang bervariasi. Untuk dapat bertahan di daerah gurun yang gersang, kaktus memiliki metabolisme tertentu. Tumbuhan ini membuka stomatanya di malam hari ketika cuaca lebih dingin dibandingkan siang hari yang terik. Pada malam hari, kaktus juga mengambil COh2 dari lingkungan dan menyimpannya di vakuola untuk digunakan ketika fotosintesis berlangsung terutama pada siang hari. Banyak spesies dari kaktus yang memiliki duri yang panjang serta tajam. Duri tersebut merupakan modifikasi dari daun dan dimanfaatkan sebagai proteksi terhadap herbivora. Bunga kaktus yang berfungsi dalam reproduksi tumbuh dari bagian ketiak atau areola dan melekat pada tumbuhan serta tidak memiliki tangkai bunga. Kegunaan Berbagai Jenis Kaktus bagi Manusia Berbagai jenis kaktus telah lama dimanfaatkan manusia sebagai sumber pangan, salah satunya adalah Opuntia. Spesies ini banyak dikultivasi untuk diambil buah dan batang mudanya. Buah Opuntia banyak diolah menjadi selai yang disebut queso de tuna. Sementara itu, batang muda Opuntia yang dikenal sebagai nopalitos akan dikuliti dan digoreng, dikukus, atau diolah menjadi acar dalam cuka asam-manis. Sekarang ini, Opuntia juga masih dimanfaatkan sebagai pakan ternak, kosmetik, dan obat-obatan. Dulunya, spesies kaktus Carnegiea gigantean dimanfaatkan sebagai bahan dasar tepung untuk pembuatan roti. Namun, tepung ini sudah tidak lagi dimanfaatkan karena masyarakat lebih menyukai tepung dari jagung. Bagian akar dari Echinocactus platycanthus juga diolah dalam cairan gula untuk dijadikan permen. Bagian akar berkayu ataupun pembuluh vaskular yang mengandung lignin dari kaktus juga dimanfaatkan sebagai bahan bangunan. Acanthocereus tetragonus, Wijaya Kusuma, Cereus jamacaru dan beberapa spesies lainnya dijadikan sebagai tanaman Hias baik Tanaman hias dalam ruangan maupun luar ruangan. Saat ini, berbagai spesies kaktus terancam punah karena adanya perusakan habitat alaminya dan eksplorasi berlebihan yang dilakukan manusia. Dulunya, kaktus diimpor dalam jumlah besar ke Amerika Serikat, Eropa, Australia, dan Jepang karena termasuk komoditas yang menguntungkan. Namun, perdagangan kaktus tersebut mulai dihentikan sebelum Perang Dunia II. Saat ini, kaktus termasuk di dalam daftar Apendiks I dan II Convention on Internasional Trade in Endangered Species CITES yang memberikan proteksi kepada tanaman ini. CITES juga menggalakkan usaha propagasi buatan untuk melestarikan kaktus. Tanaman hasil propagasi atau perbanyakan buatan merupakan tanaman yang berasal dari biji, propagula, maupun stek yang ditanam pada lingkungan terkontrol. Beberapa negara juga melarang dengan keras perdagangan kaktus, terutama ke luar negeri. Beberapa usaha konservasi kaktus pun telah dilakukan, di antaranya adalah pelestarian ex situ di dalam tanaman botani. Berbagai Jenis Kaktus 1. Jenis Kaktus Mini Astrophytum Jenis kaktus mini ini memiliki bentuk yang unik karena bentuknya mirip seperti bintang atau buah belimbing. Kaktus ini cukup mudah berbunga. Bunganya beraneka warna, ada yang berwarna kuning, merah, dan pink. Sedangkan batangnya berbentuk seperti bola. Jika ingin melihat kaktus mini Astrophytum cepat berbunga, kamu bisa meletakkannya pada ruangan yang tidak terlalu banyak paparan sinar matahari. Ciri khas sebagian besar spesies kaktus Astrophytum adalah adanya bintik kecil pada batangnya. Faktanya, mereka adalah jumbai kecil dari rambut yang dirancang untuk menyerap kelembapan. Asterias astrofitum A. Asteria mungkin salah satu kaktus yang paling indah dan aneh, tetapi juga astrofitum yang paling banyak diminati – penanam kaktus pemula tidak boleh membelinya. Nama “bintang” dari astrofitum bintang-aster dijelaskan oleh struktur batang berbentuk bintang menyerupai bintang laut dan serpihan putih yang menutupi epitel, seperti bintang di langit malam. Bintik-bintik ini, sebagai elemen penting keindahan astrofitum, harus dilindungi mudah dibersihkan atau ternoda. Untuk waktu yang lama dalam industri kaktus dalam negeri, astrofitum membangkitkan sikap yang hampir religius. Namun seiring berjalannya waktu, ternyata kaktus ini tumbuh subur dengan teknologi pertanian umum dan mudah diperbanyak dengan biji. Pencangkokan sama sekali tidak diperlukan bagi mereka, bahkan A. asterias yang menuntut di atasnya jelek dan tidak bertahan lama, dan sisanya, tanaman yang jauh lebih besar, umumnya tidak ada artinya untuk dicangkok. Biasanya, hanya bibit dari tanaman ini yang dicangkok untuk pemeliharaan cepat. 2. Jenis Kaktus Mini Ariocarpus Tidak seperti pada umumnya dimana kaktus memiliki duri pada daunnya, kaktus ini tidak memiliki duri sama sekali. Jenis kaktus ini memiliki daun yang berbentuk prisma. Ada yang ujungnya melengkung, tumpul, atau runcing. Selain itu, kaktus Ariocarpus memiliki bunga yang berukuran besar hampir seukuran batangnya dan memiliki beragam warna, seperti ungu, putih, pink, kuning dan merah. Ada idiom yang menyebut bahwa ariocarpus adalah lambang kemewahan tanaman anggota keluarga Cactaceae. Keberadaan si batu hidup, sebutan ariocapus, sangat terbatas. Apalagi, tanaman yang mengalami mutasi. Contohnya, Ariocarpus retusus “cauliflower pelican beakâ€. Koleksi Hendick Purwanto di Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur, itu bersosok mirip kol bunga dengan permukaan tuberkel alias batang kaktus penuh tonjolan dan kasar. Ariocarpus abnormal itu berdiameter mencapai 30 cm dan tinggi 25 cm. Diameter ariocarpus bertambah paling banter 1 cm per tahun. Artinya umur kaktus tak berduri itu 30 tahun. Tidak seperti kebanyakan tanaman kaktus lain yang sangat identik dengan duri, tanaman kaktus jenis ini tidak memiliki duri sama sekali. justeru yang dominan adalah daunnya yang membentuk prisma dengan ukuran bunga besar dan mencolok 3. Jenis Kaktus Mini Ferocactus Bagi Anda yang awam dengan kaktus, pasti akan merasa takut ketika melihat kaktus jenis ini untuk pertama kalinya. Kaktus ini memang terlihat mengerikan dengan bentuk batang berlekuk dan bulat. Duri yang dimiliki kaktus ini berwarna merah. Selain itu, duri kaktus mini Ferocactus memiliki ukuran yang cukup besar dari kaktus pada umumnya. Meski begitu, jenis kaktus mini ini tetap cantik di mata pecinta tanaman, khususnya tanaman kaktus. Ferocactus adalah genus milik keluarga Cactaceae, yaitu kaktus. Mereka tinggal di gurun California dan Baja California, serta beberapa bagian Arizona, Nevada selatan dan terutama Meksiko. Mereka cenderung memiliki tubuh bulat selama masa muda mereka, tetapi seiring bertambahnya usia mereka menjadi agak kolumnar. Tulang rusuk mereka dibedakan dengan sangat baik, karena mereka sangat menonjol dan dipersenjatai dengan duri, biasanya melengkung. Bunganya berbentuk lonceng, warnanya berubah dari kuning menjadi ungu, dan mereka bertunas di musim semi-musim panas. Buahnya berdaging, panjangnya sekitar 3-5 sentimeter, dan mengandung banyak biji kecil, gelap, hampir hitam. 4. Jenis Kaktus Mini Cephalocereus Senilis Jenis kaktus mini Cephalocereus senilis memiliki julukan kaktus orang tua. Hal ini karena seluruh bagian kaktus ini dipenuhi rambut panjang berwarna putih mirip dengan rambut orang yang sudah lanjut usia. Kaktus mini Cephalocereus senilis cocok untuk ditempatkan dalam ruangan, seperti di pojok ruangan, jendela, atau rak dinding gantung. Pertumbuhan dari kaktus mini ini bisa mencapai 12 cm. 5. Jenis Kaktus Mini Echinocactus Grusonii Jenis kaktus mini Echinocactus grusonii memiliki bentuk seperti gentong dan berasal dari Mexico dan Texas. Kaktus ini juga sering disebut dengan golden barrel atau gentong emas. Kaktus ini memiliki duri yang unik berwarna kuning kecokelatan. Karena keunikannya itulah kaktus ini menjadi favorit di antara pecinta tanaman kaktus dan bisa dihargai sangat mahal. 6. Jenis Kaktus Mini Cereus Tetragonus Kaktus mini Cereus tetragonus berasal dari Amerika dan bisa tumbuh tinggi. Sebenarnya jenis kaktus ini cocok untuk diletakkan sebagai penghias pagar rumah, namun bisa juga dijadikan sebagai penghias jendela di dalam rumah. Bentuknya menyerupai kastil dan memiliki ciri khas duri yang berwarna putih. Tanaman yang biasa digunakan sebagai penghias pagar rumah ini bisa tumbuh antara 2 sampai 7 m. Ciri utamanya adalah batangnya yang berwarna hijau cerah, memiliki 3 sampai 5 sisi sudut, berdiameter 6 sampai 8 cm, dan duri berbulu di sepanjang tiap batangnya. Seiring dengan bertambahnya usia kaktus, warna hijau cerah ini akan berubah perlahan-lahan menjadi hijau tua dan semakin berubah cokelat. Kaktus jenis ini pun memiliki bunga yang bisa tumbuh dengan diameter antara 14 sampai 20 cm dan panjang antara 8 sampai 15 cm. Bunga ini biasanya bisa tumbuh mekar pada tengah malam hingga fajar dengan putiknya yang berwarna putih sedikit krem. Kaktus ini juga bisa menghasilkan buah berwarna merah yang mengkilat dengan panjang sekitar 5 cm. 7. Jenis Kaktus Mini Echinofossulocactus Kaktus mini jenis ini memiliki batang yang berwarna hijau tua dikelilingi dengan duri yang cukup besar. Kaktus ini termasuk dalam kaktus yang memiliki pertumbuhan yang cukup lambat. Jenis kaktus mini Echinofossulocactus ini membutuhkan waktu sekitar 3 tahun untuk mengeluarkan bunga. Bunganya sendiri ada yang berwarna putih, merah, dan kuning. 8. Jenis Kaktus Mini Gymnocalycium Gymnocalycium atau sering disebut kaktus dagu merupakan genus kaktus yang berasal dari Amerika Selatan, tepatnya Uruguay. Uruguay dikenal memiliki bunga nasional bernama Erythrina crista-galli, yang sangat menarik berwarna merah dan banyak ditanam di sepanjang jalan kota. Kata gymnocalycium sendiri diambil dari bahasa Yunani yang berarti kelopak telanjang. Hal tersebut mengacu pada bantalan kuncup bunga yang tidak ditumbuhi duri sama sekali. Kaktus mini jenis Gymnocalycium ini memiliki bentuk yang menyerupai buah labu dengan tanduk sebagai tempat tumbuhnya bunga. Lucunya, bagian tanduk tempat bunga muncul ini tidak dipenuhi oleh duri dan bunganya bermekaran dengan indah di beberapa sisi dan warnanya sangat cerah. Kaktus ini juga akan tumbuh subur di bawah sinar matahari. Gymnocalycium memiliki keunikan, yakni sebagai tanaman yang tidak memiliki klorofil. Akan tetapi, tidak adanya klorofil justru menjadi berkah khusus bagi kaktus yang berasal dari Uruguay ini, yaitu terhadap warnanya. Gymnocalycium ada yang berwarna oranye, merah, dan kuning. Warna bunganya yang menarik sangat cocok untuk ditempatkan di sudut meja kerja, atau di sudut jendela rumah Anda. Selain menarik dan terlihat indah, cara merawatnya pun terbilang mudah. Sebab, frekuensi penyiraman untuk kaktus gymnocalycium mihanovichii relatif jarang. Sebagian besar spesies kaktus ini berukuran agak kecil bervariasi antara 4—15 sentimeter. Dalam segi budidaya, kaktus ini cukup populer karena kebiasaan mereka yang berbunga dengan mudah. Selain itu, bunga-bunga yang mereka miliki umumnya berwarna cerah. Saat suhu berada di angka 10° C 50° F, maka kaktus ini harus ditaruh di bawah kaca agar mendapatkan suhu panas. Wilayah utama distribusi kaktus hias ini adalah Argentina, sebagian Uruguay, Paraguay, Bolivia Selatan, dan sebagian Brasil. 9. Jenis Kaktus Mini Haworthia Attenuata Jenis kaktus mini Haworthia attenuata juga dijuluki sebagai tanaman zebra sekaligus lidah buaya mini. Kaktus yang satu ini memiliki duri-duri kecil di bagian pinggir batangnya. Kaktus yang berasal dari Afrika Selatan ini mampu bertahan hidup dengan sedkit cahaya sehingga cocok dijadikan penghias coffee table di ruang keluarga atau dapur. 10. Jenis Kaktus Mini Lobivia Oganmaru Jenis kaktus ini memiliki batang yang pipih. Uniknya, di bagian ujung batang yang pipih ini ada bagian lainnya yang berwarna kuning bagaikan jambul. Bagian ujung batang terdapat sesuatu yang berbentuk seperti bunga dengan balutan warna merah. Kaktus yang bisa tumbuh hingga 10 cm ini cocok diletakkan di mana saja untuk menghias sudut rumah. Cara Merawat Kaktus Candi Cereus tetragonus Jika proses penanaman tanaman duri berbulu ini telah selesai, maka hal berikutnya yang harus diperhatikan adalah proses perawatannya. Hal ini ditujukan agar tanaman ini bisa tumbuh besar, baik, indah dan tentunya bisa terhindar gangguan, baik itu penyakit maupun hama. Inilah tips merawat tanaman kaktus. 1. Penyiraman Tanaman kaktus memang dikenal dengan tanaman yang bisa hidup tanpa air dan tidak bisa mati. Keadaan ini bisa terjadi bila tanaman ini biasa hidup di gurun pasir. Namun, bila tanaman ini hidup di daerah yang seperti Indonesia, memiliki musim hujan dan musim kemarau, alangkah baiknya diperhatikan tingkat kadar airnya. Oleh karena itu, lakukan penyiraman dengan botol semprot untuk memastikan tanaman ini tetap segar dan ternutrisi. 2. Penempatan Pot Sinar matahari adalah salah satu sumber nutrisi lainnya bagi tanaman. Begitu juga dengan tanaman kaktus. Sekalipun bisa hidup di gurun pasir, bila tanaman ini sudah terlampau tumbuh tinggi besar, ada baiknya dipindahkan pada pot yang lebih besar atau ditempatkan pada lahan pekarangan rumah. Apabila ditempatkan di pot, jangan lupa untuk memindahkan pot agar terkena sinar matahari sekalipun tidak langsung. 3. Perlindungan Anti Hama Tanaman kaktus ini bisa tumbuh dengan baik dan indah, bila bisa tumbuh tanpa adanya gangguan. Salah satunya adalah gangguan hama maupun penyakit. Oleh karena itu, jangan lupa juga untuk memberikan perlindungan kepada tanaman agar terhindar dari segala macam serangan hama dengan cairan anti hama. Rekomendasi Buku & Artikel Terkait Jenis Kaktus ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
EmazipationSklaven. Here are a number of highest rated Emazipation Sklaven pictures on internet. We identified it from well-behaved source. Its submitted by running in the best field.
Cara Merawat Kaktus Mini – Apakah Grameds salah satu pecinta kaktus? Tepat sekali, saat ini kaktus menjadi tanaman hias yang paling diminati untuk mempercantik ruangan atau halaman rumah. Bentuknya yang simple dan cara merawat kaktus tanaman hias yang cenderung mudah juga membuatnya banyak diincar orang. Keberadaan kaktus ini baik dengan ukuran kecil atau besar dapat membuat ruangan Grameds menjadi lebih estetik dengan gaya yang trend sekarang. Tanaman hias yang satu ini juga mudah ditemukan dengan harga yang terjangkau pula. Ada berbagai macam jenis kaktus yang bisa Grameds pilih untuk dijadikan tanaman hias. Sebelum memutuskan untuk menanamnya, Grameds perlu mengenal dan mengetahui cara merawat kaktus tanaman hias yang benar agar bisa menikmati keindahannya. Berikut ini penjelasan tentang kaktus dan cara merawatnya yang benar agar membuat rumah atau ruangan Grameds lebih estetik dan nyaman dipandang MENGENAL KAKTUS TANAMAN HIASCARA MERAWAT KAKTUS TANAMAN HIAS1. Menggunakan Media Tanam Yang Tepat2. Menggunakan Pot Yang Cocok 3. Menyiram Kaktus Tanaman Hias4. Penyinaran Kaktus Tanaman Hias Yang Sesuai5. Memberi Pupuk6. Memperhatikan Kaktus Dari Serangan Hama7. Memindahkan Posisi Kaktus Secara Berkala8. Menyesuaikan Temperatur Awal Pada Tanaman9. Mengganti Pot Secara BerkalaKategori Ilmu Berkaitan HobiArtikel Tanaman Hias MENGENAL KAKTUS TANAMAN HIAS Tanaman kaktus adalah salah satu tanaman hias yang masuk dalam keluarga cactaceae. Tanaman ini dapat tumbuh pada waktu yang lama tanpa air dan biasanya ditemukan di daerah kering seperti gurun. Kaktus memiliki akar yang panjang untuk mencari air dan akan memperluas penyerapan air dalam tanah. Air tersebut kemudian akan disimpan dalam ruang di bagian batangnya. Meskipun tidak terlihat, kaktus juga memiliki daun, yakni berbentuk duri-duri di bagian batangnya yang bisa mengurangi penguapan. Itulah sebabnya tanaman ini bisa bertahan lebih lama tanpa air. Mungkin Grameds sulit membedakan antara tanaman kaktus dan sukulen karena memang termasuk juga dalam golongan tanaman sukulen karena kemampuannya untuk menyimpan air d dalam batang. Batang kaktus dapat menampung volume air yang besar dan memiliki bentuk yang bervariasi. Karakteristik kaktus akan membuka stomatanya di malam hari ketika cuaca lebih dingin dibandingkan siang hari yang lebih terik. Saat malam hari, kaktus akan mengambil karbondioksida dari lingkungan sekitarnya dan kemudian menyimpannya di vakuola untuk keperluan fotosintesis di siang hari. Beberapa jenis kaktus ada yang memiliki duri yang panjang yang berfungsi sebagai pelindung dari herbivore. Kaktus juga bisa memiliki bunga yang indah sebagai alat reproduksi yang tumbuh dari bagian ketiak atau lekukan kaktus dan melekat pada tumbuhan dengan tangkai bunganya. Dalam praktiknya kaktus memiliki manfaat bagi manusia, seperti sumber pangan untuk jenis kaktus opuntia dan tanaman hias yang sekarang sedeng popular di kalangan kolektor tanaman hias. Berkembangnya zaman, kaktus tidak hanya tanaman liar yang hidup di daerah-daerah kering melainkan popular menjadi tanaman hias dengan berbagai jenisnya. Sekarang kaktus menjadi tanaman hias andalan yang banyak digunakan untuk membuat suasana ruangan menjadi minimalis dan estetik. Cara merawat kaktus tanaman hias juga tergolong mudah, tetapi Grameds tetap perlu memahaminya saat memutuskan untuk menanam kaktus sebagai tanaman hias. Ada beberapa jenis kaktus yang bisa Grameds jadikan tanaman hias di ruangan seperti berikut ini Acanthocalycium Thionanthum Gymnocalycium Astrophytum Medusa Haworthia Cactus Zebra Ball Cactus Living Rock Fairy Castle Mistletoe Tom Thum Dari beberapa jenis kaktus tanaman hias di atas, sebenarnya cara merawatnya tidak jauh berbeda. Meskipun tergolong tanaman yang bisa hidup lama, Grameds tetap perlu memperhatikan cara merawat kaktus tanaman hias ini. Berikut ini cara merawat kaktus tanaman hias yang perlu Grameds ketahui agar dapat membuat ruangan lebih estetik dan nyaman 1. Menggunakan Media Tanam Yang Tepat Saat menanam kaktus tanaman hias, hal pertama yang perlu Grameds perhatikan adalah media tanamnya. Media tanam ini bisa Grameds sesuaikan dengan habitat asli kaktus yang biasa hidup di daerah gersang dan panas. Tanaman hias ini relatif bisa bertahan hidup di tempat kering atau di daerah yang tinggi kandungan pasirnya. Tanaman kaktus juga mudah beradaptasi dengan media tanam yang lumayan asam. Sebenarnya tanaman hias kaktus ini memiliki akar yang lunak sehingga memerlukan media tanam yang porus atau banyak berongga. Berikut ini jenis media tanam yang cocok untuk tanaman hias kaktus Pasir yang dicampur dengan sedikit NPK sekitar 5% Pasir dan sekam mentah atau bakar dengan perbandingan komposisi adalah 11 Bahan Zeolit yang dicampur dengan pasir pada perbandingan komposisinya adalah 11 Material pasir, humus, dan pupuk kandang dengan perbandingan komposisinya adalah 421 Material pasir dan sekam dengan perbandingan komposisinya adalah 11 2. Menggunakan Pot Yang Cocok Setelah sudah menyiapkan media tanaman yang tepat maka Grameds perlu memilih pot yang tepat pula. Pilih jenis pot yang memiliki lubang di bagian bawahnya untuk memastikan air yang disiramkan tidak menggenang di dalam pot dan akan merembes keluar secukupnya. Media tanaman yang dibiarkan terlalu lembab dapat menyebabkan kaktus mudah busuk dan mati. Grameds bisa memilih pot yang berbahan tanah liat, tembikar atau terakota yang memiliki pori-pori untuk menyerap air lebih baik. Grameds bisa sesuaikan ukuran pot dengan ukuran kaktus yang akan di taman. Jika ingin meletakkannya pada ruangan sebagai tanaman hias, Grameds juga bisa menyesuaikan warna pot agar lebih sesuai dengan suasana ruangan. Memilih pot yang tepat juga akan mempengaruhi Susana yang dikeluarkan oleh tanaman hias ini, jadi Grameds perlu mempertimbangkannya. 3. Menyiram Kaktus Tanaman Hias Penyiraman kaktus adalah hal yang penting Grameds perhatikan karena di habitat aslinya kaktus bisa bertahan hidup lebih lama tanpa air. Lalu bagaimana cara yang benar terkait penyiraman tanaman hias kaktus ini? Idealnya intensitas penyiraman kaktus sekitar satu sampai dua minggu sekali. Cara yang bisa Grameds gunakan adalah dengan menyemprotkannya agar tidak terlalu banyak memberi air. Grameds perlu memeriksa jika tanah dalam keadaan kering saat menyemprotnya sebagai tanda bahwa tanaman tersebut sudah membutuhkan air. Jika masih tampak lembab sebaiknya berhenti menyiramnya karena kaktus tidak bisa hidup dengan tanah yang terlalu lembab, apalagi menggenang. Kaktus justru akan mudah busuk dan mati jika terlalu banyak diberi air. Tanaman kaktus ini cocok di tanam di dalam ruangan karena memang tidak terlalu butuh banyak disiram. Kaktus akan menyimpan air di batangnya untuk bertahan hidup lebih lama, jadi cocok untuk Grameds yang suka lupa menyiram atau bisa ditinggal bepergian. Namun berbeda jika kaktus masih berusia muda akan lebih banyak membutuhkan asupan air untuk pertumbuhannya, jadi perlu lebih sering untuk disiram. Grameds cukup menyemprot air ke bagian tanahnya saja karena kaktus menyerap air dengan akarnya bukan batangnya. Jenis kaktus yang ditanam di dalam ruangan dan luar ruangan memiliki sedikit perbedaan dalam penanganannya. Kaktus di luar perlu lebih sering disiram dibandingkan yang ada di dalam ruangan karena ada pengaruh sinar matahari yang lebih besar. Sehingga kaktus kan lebih mudah kering dan membutuhkan banyak air untuk berfotosintesis langsung dengan sinar matahari. Grameds bisa menggunakan alat Moisture meter untuk tips lebih mudah mengetahui kapan harus menyiram kaktus dan seberapa banyak intensitas air yang dibutuhkannya. Alat ini akan mendeteksi kelembaban tanah, pH tanah sampai ke bagian akar, dan juga mengetahui intensitas cahaya yang diterima kaktus. Bisa saja terjadi permukaan tanah terlihat kering padahal di dalam tanahnya sangat lembab. Hal tersebut perlu Grameds perhatikan agar lebih maksimal cara merawat kaktus tanaman hias ini. 4. Penyinaran Kaktus Tanaman Hias Yang Sesuai Perlu Grameds ketahui bahwa tidak semua jenis kaktus tanaman hias itu membutuhkan sinar matahari secara langsung. Itulah sebabnya Grameds perlu memahami perbedaan cara merawat kaktus tanaman hias outdoor dan indoor, yakni pada kebutuhan penyinarannya. Kaktus yang bisa ditanaman di luar ruangan tentu bagi mereka yang membutuhkan banyak sinar matahari. Namun disamping itu kaktus yang ditanam di dalam ruangan juga tetap memerlukan sinar matahari meskipun tidak sebanyak yang hidup di luar ruangan. Kaktus indoor dapat Grameds beri penyinaran yang cukup, seperti meletakkannya di dekat jendela sehingga tidak membuatnya terlalu kepanasan. Sinar lampu juga sudah mencukupi untuk kaktus jenis indoor ini. Grameds bisa memperkirakan kaktus dapat terkena sinar matahari sekitar empat sampai enam jam per harinya. Tetap perhatikan asupan penyinaran bagi kaktus agar tetap bisa berfotosintesis namun tidak membuatnya terlalu kering. 5. Memberi Pupuk Gara kaktus tetap bertahan hidup dan subur maka Grameds perlu memberinya pupuk secara rutin. Pemberian pupuk ini akan memenuhi kebutuhan nutrisi kaktus tanaman hias menjadi lebih sehat dan tampak lebih segar. Grameds bisa menggunakan jenis pupuk NPK yang cocok untuk tanaman hias terita yang ada di dalam ruangan. Pupuk jenis ini mengandung komposisi fosfor, nitrogen, dan kalium yang baik untuk kaktus tanaman hias. Perlu Grameds perhatikan, jangan terlebih dahulu memberinya pupuk jika baru dipindahkan ke dalam pot yang baru. Biakan kaktus tanaman hias ini menyesuaikan diri terlebih dahulu dengan wadahnya yang baru sekitar dua bulan. Grameds bisa memberi pupuk sekitar satu hingga dua bulan sekali sebanyak dua sampai tiga butir secara rutin. Grameds tidak perlu memberinya terlalu banyak karena justru dapat membuatnya menjadi semakin panas. 6. Memperhatikan Kaktus Dari Serangan Hama Kaktus tanaman hias juga dapat dengan mudah terserang oleh hama, seperti tikus terutama untuk jenis kaktus yang ditanaman di luar ruangan. Selain tikus, ada pula beberapa jenis hama yang dapat menyerang dan mengganggu pertumbuhan kaktus, seperti berikut ini Keong atau bekicot bisa menyerang tunas kaktus dan bisa membuat kaktus menjadi mati Tungau adalah hama yang bisa muncul ketika musim kemarau dan menurun di musim hujan dan berpotensi mengganggu tanaman hias di halaman rumah Kecoa tanah biasanya akan muncul dari sisa tanaman busuk dan pupuk kompos sehingga berpotensi untuk menyerang akar kaktus sampai rusak Kutu batok dan kutu wol bisa mengisap cairan kaktus dan akan membuatnya menjadi layu dan perlahan mati Cacing bisa menggerogoti akar kaktus sehingga membuatnya perlahan akan mati Tikus sangat menyukai buah yang dihasilkan dari beberapa jenis kaktus sehingga bisa menggerogoti batang kaktus yang tidak berduri sampai rusak Bagaimana cara menjaga tanaman kaktus dari hama-hama di atas? Grameds perlu menjaga lingkungan sekitar agar selalu bersih sehingga tidak mengunduh hama untuk datang. Pilihlah media tanam yang bersih dan steril sekaligus membersihkan akar kaktus sebelum menanamnya di media tanam. Jika tanaman kaktus Grameds sudah terserang hama maka bisa menyemprotkan anti hama seperti insektisida untuk membersihkan akar kaktus atau memindahkannya ke pot dan media tanam yang lebih bersih dan anti hama. 7. Memindahkan Posisi Kaktus Secara Berkala Mengapa Grameds perlu memindahkan posisi kaktus secara berkala? Hal ini bertujuan agara kaktus tetap bisa menerima asupan sinar matahari yang cukup dan merata. Cara ini bisa Grameds jika memiliki kaktus tanaman hias di dalam ruangan. Rutin memindahkan posisi kaktus dapat berpengaruh besar pada pertumbuhan kaktus karena membuatnya lebih kebal dan mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Cara merawat kaktus tanaman hias ini akan membuatnya bertahan hidup lebih lama karena selalu memiliki Suasana yang berbeda dan terus menerima asupan sinar yang baik. Jika Grameds membiarkannya terus-terusan pada posisi yang sama maka akan terjadi ketidak seimbangan pada tumbuh kembang kaktus. 8. Menyesuaikan Temperatur Awal Pada Tanaman Karena dapat bertahan di tempat yang kering sekalipun membuat Grameds perlu mengenali karakternya karena ada beberapa jenis kaktus yang cenderung sensitive dengan ruangan. Jadi jika Grameds ingin menyimpan tanaman hias yang satu ini perlu menyesuaikan suhu dan temperatur ruangan tempat meletakkannya agar tidak terlalu lembab. Kaktus akan mudah busuk dan perlahan bisa mati jika hidup di ruangan yang terlalu lembab. Grameds bisa membuatnya beradaptasi dengan suhu ruangan yang dingin. Cara melakukan adaptasinya bisa Grameds lakukan dengan menyesuaikan suhu ruangan, terutama jika Grameds menggunakan pendingin ruangan atau Ac di tempat meletakan kaktus tersebut. 9. Mengganti Pot Secara Berkala Cara merawat kaktus tanaman hias yang sering disepelekan oleh banyak orang adalah mengganti potnya secara berkala. Banyak orang menganggap bahwa kaktus bisa bertahan lama bahkan pada posisi dan tempat yang sama. Padahal kaktus juga akan terus berkembang tumbuh lebih besar. Media tanam dalam pot juga semakin lama akan hilang unsur haranya sehingga perlu diganti. Untuk kaktus tanaman hias yang ukuran kecil biasanya tidak perlu terlalu sering diganti portnya karena pertumbuhannya juga tidak terlalu pesat. Namun Grameds bisa melakukannya jika ingin mencoba suasana baru dengan mengganti pot agar lebih sesuai dengan ruangan misalnya. Tampilan pot memang dapat mempengaruhi tampilan kaktus sendiri itu pula, jadi Grameds bisa menggantinya sesuka hati. Nah, itulah penjelasan tentang cara merawat kaktus tanaman hias yang benar untuk Grameds lakukan. Tidak sulit bukan? Kaktus tanaman hias ini sangat mempengaruhi suasana dan pemandangan ruangan Grameds yang berhasil membuatnya lebih indah dan estetik. Itulah sebabnya nya kaktus menjadi salah satu jenis tanaman hias yang patut Grameds pertimbangkan untuk menghiasi ruangan rumah. Dipasaran banyak yang menjual kaktus palsu agar lebih mudah merawatnya, namun menanam kaktus asli akan semakin menyenangkan. Apalagi jika Grameds adalah pecinta tanaman hias, pasti lebih memilih menanam yang asli. Cara merawat kaktus tanaman hias ini juga bisa mengisi waktu luang dan dapat meningkat Suasana hati agar lebih senang dan bahagia. Jika Grameds ingin belajar lebih luas lagi tentang kaktus maka bisa kunjungi koleksi buku Gramedia di Grameds akan memperoleh banyak referensi tentang bagaimana cara merawat kaktus tanaman hias atau jenis tanaman hias lainnya, seperti rekomendasi buku berikut ini Selamat belajar. SahabatTanpabatas. ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisienO41k.